Apa itu tes psikologi MMPI?
Dilansir dari SehatQ, Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) adalah pemeriksaan psikologis yang memang bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik kepribadian dan psikopatologi seseorang. Salah satu jenis tes yang paling umum dipakai adalah Tes MMPI-2.
Prosedur tes MMPI dilakukan untuk menguji orang-orang yang diduga memiliki gangguan jiwa atau gangguan klinis lainnya.
Namun, tes ini juga digunakan di bidang lain selain psikologi klinis, misalnya dalam kasus kriminal, skrining pekerjaan, bahkan evaluasi efektivitas program terapi.
Kamu tidak perlu melakukan persiapan khusus sebelum menjalani tes karena kamu hanya akan diminta untuk menjawab pertanyaan dengan jujur.
Namun, ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan untuk mempersiapkan diri menjalani tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) ini:
Baca Juga: ASEAN-IPR Buka 3 Lowongan Magang Juni Ini, Daftarnya Tinggal Kirim CV!
● Tidur yang cukup di malam hari dan sarapan sebelum menjalani tes.
● Jangan berbohong saat menjawab tes.
● Jangan terlalu banyak berpikir untuk menghemat waktu dan jawab sesuai dengan respons pertama yang muncul di kepala.
● Bersikap konsisten dalam menjawab.
Tes MMPI-2 memiliki parameter klinik yang berisi 10 skala penilaian. Setiap parameternya dapat memberikan gambaran klinis mengenai kondisi psikologis seseorang.
Secara umum, semakin tinggi skor yang didapatkan maka semakin kuat indikasi orang tersebut mengalami gangguan kejiwaan.
Salah satu parameter klinik dalam Tes MMPI-2 adalah Parameter 4 – Deviasi psikopat. Ini adalah parameter yang digunakan untuk mengidentifikasi tingkat psikopat seseorang yang diukur dari deviasi sosial, kurangnya penerimaan, dan tindakan amoral. (Elga Windasari)