PejuangKantoran.com - Siapa yang tidak kenal dengan Titanic? Setelah lebih dari 111 tahun tenggelam, sekarang ada kapal selam Titanic yang hilang dan dikhawatirkan akan bernasib sama dengan kapal pesiarnya.
Titan merupakan kapal selam wisata yang bertujuan untuk melihat langsung bangkai kapal pesiar Titanic. Namun, bukannya berhasil melihatnya, kapal selam ini justru hilang kontak dan saat ini masih dalam pencarian.
Ada lima fakta kapal selam Titanic yang hilang ini yang menarik untuk diketahui. Salah satunya bahwa penumpang dikenakan tarif sebesar Rp3,7 miliar per orang.
Baca Juga: 5 Penumpang yang Hilang di Kapal Selam Titanic, Ada Ayah dan Anak asal Pakistan
1. Bukan kapal selam biasa
Bagian dalam kapal selam Titanic yang hilang sangatlah sederhana, jika tidak ingin dibilang “tidak ada apa-apanya”.
Menurut koresponden CBS David Pogue, yang melakukan perjalanan dengan Titan ke bangkai kapal Titanic tahun lalu, di dalam kapal selam hanya ada satu toilet dan tidak ada tempat duduk.
Kelima penumpang harus duduk bersila di lantai. Tidak ada jendela kecuali satu jendela tempat penumpang melihat Titanic.
Bahkan, Stockton Rush, CEO OceanGate —perusahaan yang menciptakan Titan, memberitahu bahwa semua penumpang harus melepas sepatunya di dalam kapal.
“Kami hanya memiliki satu tombol, itu saja. Ini seharusnya seperti lift, tidak membutuhkan banyak keterampilan,” katanya.
Lalu, GPS, WiFi, dan sinyal radio sama sekali tidak berfungsi di bawah laut.
Jadi, tanpa semua itu, Titan melakukan komunikasi dengan kapal induknya melalui pesan teks. Mereka diharuskan berkomunikasi setiap 15 menit.
Sebelum hilang kontak, Titan melakukan komunikasi terakhir dengan kapal pemandunya, Polar Prince, pada Minggu (18/6/2023) pukul 11:47 waktu setempat.
2. Dioperasikan oleh pengontrol video game
Meski terkesan sangat canggih, tetapi kapal selam Titanic yang hilang sebenarnya “berteknologi rendah”.