news

Content Creator Khawatirkan Hilangnya Traffic dan Akhirnya Mati Jika Perpres Publisher Rights Disahkan

Senin, 14 Agustus 2023 | 17:56 WIB
Ilustrator: Content creator khawatir, Perpres tentang Publisher Rights dikhawatirkan akan merugikan para pembuat konten di platform digital. (Freepik )

Lalu, kerugian lain yang akan dirasakan adalah Dewan Pers lah yang berhak merekomendasikan ke platform digital, seperti TikTok atau YouTube, untuk menghapus video content creator jika tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.

Hal ini, lagi-lagi, akan berdampak buruk bagi para content creator.

Deddy Corbuzier juga ikut bersuara

Mengenai perpes Publisher Rights ini, Deddy Corbuzier juga sempat menyuarakan keberatannya.

Di Instagram pribadinya, salah satu content creator terkenal di YouTube ini menulis, “Intinya... Semua KONTEN CREATOR MATI.. Ya termasuk saya, kita, anda.. Dan seperti aturan pemerintah lain... Aturan tiba tiba ada…”

Ia juga berbicara mengenai algoritma. Menurutnya, hal itu akan membuat iklan akan diarahkan ke media-media besar yang ada saat ini.

Google menolak tapi kalau aturan nya jalan ya udah.. Anw ini ke semua sosial media.. Again correct me if I'm wrong…,” tulisnya.

Namun, Deddy mengaku bahwa hal itu bukanlah masalah untuk dirinya sendiri karena bisnisnya bukan hanya di YouTube atau media sosial.

Baca Juga: 81 Juta Milenial Belum Punya  Rumah, Erick Thohir Bakal Bangun Rumah Harga Terjangkau

"Tapi buat konten creator baru, atau medsos seleb atau siapapun yg hidup dari media sosial... Say Goodbye..,” ujarnya.

Di kanal YouTube @kasisolusi, mantan pesulap ini juga bilang, “Kalau pemerintah kita mau nutup media sosial, nggak apa-apa. Sediakan yang lain dong. Kan mereka juga bergantung, siapa pun itu. Yang jadi masalah kalau kreator-kreator ditutup.”

Dampaknya, informasi hanya akan berjalan satu arah dan menurut Deddy hanya orang bodoh yang akan berbuat seperti itu. (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini