Kerajaan Spanyol mengumumkan bahwa Putri Leonor akan memulai pelatihan militer selama tiga tahun setelah lulus dari UWC Atlantic College di Wales, Maret lalu.
Keluarga kerajaan mengatakan bahwa sang putri juga akan berlatih sebagai Lady Cadet untuk tahun akademik 2023-2024.
Tahun berikutnya, Putri Leonor akan pindah ke Angkatan Laut, bekerja sebagai Taruna di Marín Naval Military School, dan di atas Juan Sebastián de Elcano Training Ship.
Setelah itu, ahli waris Kerajaan Spanyol ini akan menyelesaikan kursusnya dengan Angkatan Udara dan Luar Angkasa (Space Army), menghadiri San Javier General Air Academy sebagai Ensign Student dari tahun 2025-2026.
Baca Juga: Honor Anggota Paskibraka Nasional Bisa Mencapai Rp20 Juta per Orang, Termasuk Dana Apresiasi
Program yang intens ini setara dengan kursus pewaris takhta Bourbon, karena Raja Felipe juga belajar di berbagai akademi militer dan memperoleh Helicopter Pilot Wings dari Angkatan Darat dan Angkatan Laut.
Putri Leonor akan menjadi ratu pertama Spanyol sejak Ratu Isabella II (yang memerintah dari tahun 1833-1868), yang akan bertanggungjawab sebagai komandan tertinggi angkatan bersenjata Spanyol.
Menteri Pertahanan Spanyol Margarita Robles berpendapat tentang pentingnya pelatihan militer Leonor, "Ini adalah langkah penting dalam kehidupan Yang Mulia... menuju kepemimpinan negara kita.”
Setelah menyelesaikan Pendidikan militernya, Putri Leonor akan menjadi letnan di komando Angkatan Darat, Angkatan Udara dan Luar Angkasa, dan panji di Angkatan Laut. Setelah itu barulah ia melanjutkan ke perguruan tinggi seperti ayahnya.
Menjalani pendidikan militer sebelum naik tahta merupakan tradisi kerajaan bagi ahli warisnya. Pewaris tahta Kerajaan Inggris Pangeran William dan Putra Mahkota Yordania Hussein menjalani pelatihan di Royal Military Academy Sandhurst beberapa tahun berselang.
Baca Juga: Lilly Wenda, Pembawa Baki Paskibraka yang Viral karena Sepatunya Copot saat Bertugas
Pangeran William kemudian menjadi Letnan Resimen Blues dan Household Cavalry’s Blues, dilatih dengan Angkatan Laut Kerajaan. Kemudian ia masuk Angkatan Udara Kerajaan dan belajar menerbangkan helikopter.
William menjabat sebagai Search and Rescue Pilot di Wales dari 2010-2013, sementara Putra Mahkota Hussein aktif sebagai kapten di Angkatan Bersenjata Yordania-Arab Army.
Putri Elisabeth dari Belgia juga menghabiskan tahun akademik 2020-2021 di Royal Military Academy di Brussel. Sedabgkan Putri Mahkota Victoria dari Swedia menyelesaikan pelatihannya sendiri dengan Swedish Armed Forces pada tahun 2022.