• Jangan membuka attachment dalam email yang aneh atau mencurigakan ini, khususnya attachment dalam format Word, Excel, PowerPoint atau PDF.
• Hindari mengklik link yang disematkan di email, karena email seperti ini bisa ditanami malware. Berhati-hatilah saat menerima pesan dari vendor atau pihak ketiga; jangan pernah mengklik URL yang tersemat di pesan asli.
Lebih baik, kunjungi situs web secara manual dengan mengetikkan alamat URL yang benar untuk memverifikasi permintaan. Setelah itu, tinjau kebijakan dan prosedur kontak vendor untuk meminta informasi.
• Selalu perbarui software (perangkat lunak) dan sistem operasi kamu. Produk OS Windows sering kali menjadi sasaran phishing dan serangan jahat lainnya, jadi pastikan sistem operasi kamu aman dan terbarui. Terutama bagi kamu yang masih menjalankan OS yang lebih lama dari Windows 10.