Tenang, Begini Cara Mencegah Jadi Korban Phishing Agar Rekening Bank Tidak Kebobolan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 26 Desember 2022 | 09:15 WIB
Ilustrasi: Salah satu cara mencegah jadi korban phishing: cek situs web dengan mengetikkan alamat URL di browser. (Unsplash/Maxim Ilyahov)
Ilustrasi: Salah satu cara mencegah jadi korban phishing: cek situs web dengan mengetikkan alamat URL di browser. (Unsplash/Maxim Ilyahov)

PejuangKantoran.com - Seteliti dan sehati-hati apapun kita untuk mencegah jadi korban phishing, terkadang kelengahan bisa membuat kita jadi mangsa penipuan ini. Sebab, pada dasarnya semua orang menjadi target email phishing.

Sebenarnya sebagian besar email phishing difilter secara otomatis oleh penyedia email kita. Kebanyakan pengguna juga relatif sudah pintar mengidentifikasi jenis email ini, dan menggunakan akal sehat agar bisa mencegah jadi korban phishing sesuai harapan mereka.

Tetapi, kamu pasti sudah melihat betapa jahatnya teknik phishing ini. Kamu juga tahu bahwa serangan phishing meluas ke semua jenis komunikasi dan penjelajahan internet —bukan hanya melalui email.

Baca Juga: Serangan Phishing Mengincar Korban yang Mudah Percaya Saat Diminta Membuka Link

Dengan mengikuti beberapa tip mencegah jadi korban phishing yang sederhana ini, kamu bisa sangat mengurangi kemungkinan menjadi korban scammer.

Langkah—langkah mencegah jadi korban phishing

Perlindungan internet dimulai dari pola pikir dan perilaku kita terhadap potensi ancaman kejahatan cyber. Phishing mengelabui korban agar memberikan akses ke semua jenis akun sensitif, seperti email, intranet perusahaan, dan lain sebagainya.

Bahkan pengguna internet yang sudah berhati-hati pun kadang sulit mendeteksi serangan phishing. Serangan ini makin canggih dari waktu ke waktu. Peretas menemukan banyak cara untuk menyesuaikan penipuannya, dan memberikan pesan yang sangat meyakinkan untuk menjebak korban.

Baca Juga: Mengenali Ciri-ciri Email Phishing yang Paling Umum (Spelling Error Paling Sering)

Berikut beberapa langkah dasar untuk mencegah jadi korban phishing:

Gunakan akal sehat sebelum menyerahkan informasi sensitif. Ketika kamu mendapat peringatan dari bank kamu atau institusi besar lainnya, jangan pernah mengklik link (tautan) di email.

Sebagai gantinya, buka jendela browser lalu coba ketikkan alamatnya langsung ke kolom URL. Hal ini untuk memastikan bahwa situs tersebut asli.

Jangan pernah percaya pada email yang mengkhawatirkan. Sebagian besar perusahaan terkemuka tidak akan meminta informasi identitas pribadi atau detail akun melalui email.

Ini termasuk bank, perusahaan asuransi, dan perusahaan mana pun di mana kamu menjadi pelanggannya. Kalau menerima email yang menanyakan rekening bank atau jenis informasi akun apa pun, segera hapus. Hubungi perusahaan untuk mengonfirmasi bahwa akun kamu baik-baik saja.

Baca Juga: Contoh Follow Up Email Bahasa Inggris untuk Menindaklanjuti Lamaran Kerja Kamu

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: kaspersky

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X