Resmi Dibuka, Kartu Prakerja 2023 Skema Normal yang Lebih Fokus pada Peningkatan Keahlian

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 17 Februari 2023 | 22:19 WIB
Ilustrasi: Program Kartu Prakerja gelombang (batch) ke-48 atau gelombang pertama di tahun 2023 resmi dibuka pada Jumat, 17 Februari 2023. (Instagram @infoprakerja)
Ilustrasi: Program Kartu Prakerja gelombang (batch) ke-48 atau gelombang pertama di tahun 2023 resmi dibuka pada Jumat, 17 Februari 2023. (Instagram @infoprakerja)

PejuangKantoran.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meluncurkan pembukaan Program Kartu Prakerja gelombang (batch) ke-48 (sejak 2020) atau gelombang pertama di tahun 2023 pada Jumat, 17 Februari 2023, malam ini.

“Pada hari ini, pukul 19.00 WIB nanti malam, Program Kartu Prakerja Gelombang 48 secara resmi dibuka dengan kuota 10 ribu peserta. Kuota ini akan dinaikkan secara bertahap oleh Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP) sesuai jumlah lembaga pelatihan yang bergabung di ekosistem Program Kartu Prakerja,” pesan Menko Airlangga, yang juga bertindak sebagai Ketua Komite Cipta Kerja, di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta.

Pembukaan Program Kartu Prakerja gelombang pertama pada 2023 ini sekaligus menandakan dimulainya era baru Program Kartu Prakerja dengan skema normal. 

Baca Juga: UN Women Buka Lowongan Kerja National Consultant for UN Women Setara Berdaya Bootcamp

Sesuai hasil Rapat Komite Cipta Kerja, Skema Normal ini tidak lagi bersifat semi bantuan sosial, sehingga lebih difokuskan pada peningkatan keahlian dengan porsi biaya pelatihan yang lebih tinggi daripada insentif.

Besaran bantuan yang akan diterima peserta mengalami penyesuaian, yakni senilai Rp4,2 juta per orang. Rinciannya: biaya pelatihan sebesar Rp3,5 juta, insentif pasca pelatihan Rp600.000 (diberikan satu kali), serta insentif survei sebesar Rp100.000 untuk dua kali pengisian survei. Batas minimal durasi pelatihan meningkat menjadi 15 jam. 

Daftar secara mandiri

Program ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2022, dengan mempertimbangkan capaian selama tiga tahun pelaksanaannya di mana Program Kartu Prakerja berhasil secara masif dan inklusif di 514 kabupaten/kota dari 38 provinsi. 

Sebanyak 16,4 juta orang telah menerima manfaat program ini. Dampak positif program ini pun dikonfirmasi oleh berbagai survei dan riset, baik dari lembaga independen nasional maupun internasional.

Menko Airlangga mengucapkan selamat kepada calon peserta yang akan mengikuti Program Kartu Prakerja di tahun 2023 ini. 

“Terus tingkatkan kompetensi menjadi angkatan kerja berdaya saing menuju Indonesia Maju,” serunya.

Bagi yang berminat mengikuti Program Kartu Prakerja 2023, dapat mendaftar melalui www.prakerja.go.id secara mandiri tanpa diwakilkan. Setelah selesai mendaftar, calon peserta yang berusia antara 18-64 tahun juga harus mengklik gabung gelombang untuk ikut seleksi.

Baca Juga: Keasyikan Jadi Youtuber, Baim Wong Ajukan Syarat Ketika Diajak Main Film di Berbalas Kejam

“Apabila telah berhasil mendapatkan Kartu Prakerja, segera manfaatkan bantuan pelatihan yang diperoleh sebaik-baiknya untuk mengikuti pelatihan yang sesuai kebutuhan dan peminatan masing-masing, guna mendorong kebekerjaan maupun kewirausahaan bagi para peserta. MPPKP telah menyiapkan berbagai pelatihan baik itu pelatihan luring, daring maupun bauran,” jelas Menko Airlangga.

Pemerintah memang selalu mengupayakan pengembangan kompetensi dan keahlian dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI), baik itu untuk memenuhi pasar kerja di dalam negeri maupun untuk memenuhi kebutuhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: ekon.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X