PejuangKantoran.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meluncurkan pembukaan Program Kartu Prakerja gelombang (batch) ke-48 (sejak 2020) atau gelombang pertama di tahun 2023 pada Jumat, 17 Februari 2023, malam ini.
“Pada hari ini, pukul 19.00 WIB nanti malam, Program Kartu Prakerja Gelombang 48 secara resmi dibuka dengan kuota 10 ribu peserta. Kuota ini akan dinaikkan secara bertahap oleh Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP) sesuai jumlah lembaga pelatihan yang bergabung di ekosistem Program Kartu Prakerja,” pesan Menko Airlangga, yang juga bertindak sebagai Ketua Komite Cipta Kerja, di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta.
Pembukaan Program Kartu Prakerja gelombang pertama pada 2023 ini sekaligus menandakan dimulainya era baru Program Kartu Prakerja dengan skema normal.
Baca Juga: UN Women Buka Lowongan Kerja National Consultant for UN Women Setara Berdaya Bootcamp
Sesuai hasil Rapat Komite Cipta Kerja, Skema Normal ini tidak lagi bersifat semi bantuan sosial, sehingga lebih difokuskan pada peningkatan keahlian dengan porsi biaya pelatihan yang lebih tinggi daripada insentif.
Besaran bantuan yang akan diterima peserta mengalami penyesuaian, yakni senilai Rp4,2 juta per orang. Rinciannya: biaya pelatihan sebesar Rp3,5 juta, insentif pasca pelatihan Rp600.000 (diberikan satu kali), serta insentif survei sebesar Rp100.000 untuk dua kali pengisian survei. Batas minimal durasi pelatihan meningkat menjadi 15 jam.
Daftar secara mandiri
Program ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2022, dengan mempertimbangkan capaian selama tiga tahun pelaksanaannya di mana Program Kartu Prakerja berhasil secara masif dan inklusif di 514 kabupaten/kota dari 38 provinsi.
Sebanyak 16,4 juta orang telah menerima manfaat program ini. Dampak positif program ini pun dikonfirmasi oleh berbagai survei dan riset, baik dari lembaga independen nasional maupun internasional.
Menko Airlangga mengucapkan selamat kepada calon peserta yang akan mengikuti Program Kartu Prakerja di tahun 2023 ini.
“Terus tingkatkan kompetensi menjadi angkatan kerja berdaya saing menuju Indonesia Maju,” serunya.
Bagi yang berminat mengikuti Program Kartu Prakerja 2023, dapat mendaftar melalui www.prakerja.go.id secara mandiri tanpa diwakilkan. Setelah selesai mendaftar, calon peserta yang berusia antara 18-64 tahun juga harus mengklik gabung gelombang untuk ikut seleksi.
Baca Juga: Keasyikan Jadi Youtuber, Baim Wong Ajukan Syarat Ketika Diajak Main Film di Berbalas Kejam
“Apabila telah berhasil mendapatkan Kartu Prakerja, segera manfaatkan bantuan pelatihan yang diperoleh sebaik-baiknya untuk mengikuti pelatihan yang sesuai kebutuhan dan peminatan masing-masing, guna mendorong kebekerjaan maupun kewirausahaan bagi para peserta. MPPKP telah menyiapkan berbagai pelatihan baik itu pelatihan luring, daring maupun bauran,” jelas Menko Airlangga.
Pemerintah memang selalu mengupayakan pengembangan kompetensi dan keahlian dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI), baik itu untuk memenuhi pasar kerja di dalam negeri maupun untuk memenuhi kebutuhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri.
Artikel Terkait
Jemaah yang Sudah Melunasi Biaya Haji Tahun 2020 Tak Perlu Membayar Tambahan Pelunasan
Pisang Goreng dari Indonesia Jadi Gorengan Terbaik di Dunia
Rekomendasi Andien: 5 Aktivitas yang Wajib Dicoba Saat Berlibur ke Jepang
7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Penumpang Saat Menggunakan Toilet Pesawat
Harus Berangkat Kantor Lebih Pagi! Jakarta Kota Termacet Dunia Peringkat 29
Ingin Fokus ke Keluarga, CEO Youtube Mundur dari Jabatannya
Aturan Jam Kerja Jakarta, Dinas Perhubungan: Terserah Masing-masing Perusahaan
Usaha Jastip Akan Dikenakan Pajak dan Bea Masuk. Cek Batasan Barang yang Bebas Bea Masuk!