PejuangKantoran.com - Di zaman serba praktis seperti sekarang, bayar apa pun tinggal tempel kartunya (tap-to-pay). Kita jadi refleks mengeluarkan kartu debit untuk transaksi kecil, misalnya untuk membeli kopi atau air mineral.
Praktis memang, tapi para pakar keuangan justru menyarankan kita menggunakan kartu kredit untuk belanjaan receh sekalipun. Ternyata, kartu kredit lebih aman daripada kartu debit, dan proteksinya terhadap konsumen lebih kuat.
Berbeda dengan kartu debit yang fiturnya sangat terbatas, kartu kredit bisa menjadi pelindung saat ada transaksi yang bermasalah. Misalnya, ada layanan antipembobolan saldo tabungan, asuransi perjalanan, hingga ganti rugi kalau barang yang kamu beli ternyata rusak atau hilang.
Baca Juga: Waktu Terbaik untuk Mengambil Keputusan Penting, Hindari Melakukannya Saat Otak Sudah Lelah
Lebih dari itu, ada hal-hal mendasar yang membuat kartu kredit lebih aman daripada kartu debit. Simak penjelasannya di bawah ini.
1. Sumber dana
Banyak orang mengira kartu debit lebih aman karena terhubung langsung dengan rekening bank sendiri. Anggapan ini kebalikan dari fakta sebenarnya.
Uang yang dipakai untuk kartu debit justru berasal dari saldo rekening tabungan kamu sendiri. Kalau saldo di rekening kamu tinggal Rp1 juta, kamu hanya bisa membelanjakannya sebanyak Rp1 juta.
Sedangkan sumber dana kartu kredit berasal dari bank. Ketika kamu membayar gadget-mu yang mahal itu dengan kartu kredit, banklah yang sebenarnya membayarnya.
Setelah itu kamu baru membayarnya berdasarkan tagihan bulanan, di mana ada jatuh tempo dan bunga kalau kamu terlambat membayar tagihan.
Baca Juga: Respect! Ade Rai Menolak Dibayar usai Syuting Film Garapan Baim Wong, 'Semua Akan Baik-Baik Saja'
2. Sistem keamanan lebih kuat
Kalau kartu kredit kamu dibobol orang, uang yang dipakai belanja adalah uang milik bank terlebih dahulu, bukan uang pribadi kamu.
Selain itu kartu kredit punya sistem keamanan berlapis, misalnya OTP (one time password) untuk transaksi online dan perlindungan fraud. Kalau ada transaksi dalam jumlah besar di luar kebiasaan kamu, bank penerbit kartu kredit biasanya akan mengkonfirmasi pada pemilik kartu.
Sementara kalau kartu debit yang dibobol, uang di tabungan kamu akan ludes saat itu juga. Jika kamu melapor ke bank, proses pengembalian dananya cukup memakan waktu.