Pejuangkantoran.com - Mobil adalah salah satu investasi terbesar dan terpenting bagi banyak orang. Sayangnya, tidak semua pemilik merawat kendaraannya dengan benar.
Pastikan kamu mempercayakan mekanik dan teknisi yang berperan seperti dokter mobil untuk menangani masalah dan melakukan perawatan lengkap.
Berikut adalah 9 saran dari mereka untuk merawat mobil kesayangan.
- Mengabaikan perawatan mobil
Mekanik Bogi Lateiner menekankan bahwa perawatan rutin jauh lebih hemat dibandingkan perbaikan besar.
Salah satunya mengganti oli secara rutin untuk menjaga mesin tetap dingin dan terlumasi. Jika oli tidak diganti rutin, mesin bisa rusak parah dan biaya perbaikan jadi sangat mahal.
- Hanya mengandalkan pengingat untuk ganti oli
Pengingat dari stiker atau sistem mobil tidak selalu akurat karena kondisi mengemudi berbeda-beda. Sebaiknya cek kondisi dan kadar oli secara rutin sendiri.
- Menggunakan suku cadang second
Suku cadang asli memang lebih mahal, tetapi mekanik tidak pernah menggunakan suku cadang second yang biasanya lebih murah. Apalagi jika suku cadang yang bergerak dan kena beban.
Suku cadang bekas pakai ini bisa menyebabkan masalah teknis dan kerusakan jangka panjang yang akhirnya memakan biaya lebih besar. Ini karena kita tidak pernah tahu pemakaian kendaraan yang memakai suku cadang tersebut seperti apa.
Bisa jad pemakaiannya juga “jorok” sehingga menambah keausan suku cadang tersebut, bahkan hingga fatigue yang berbahaya untuk suku cadang yang vital.
Baca Juga: 5 Hal Yang Harus Kamu Pertimbangkan Saat Memilih Mobil dengan Transmisi Otomatis Atau Manual
- Menggunakan cairan dan bahan bakar yang tidak sesuai
Mobil membutuhkan oli, cairan pendingin, dan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi pabrikan.
Menggunakan bahan bakar dengan oktan yang berbeda atau cairan yang tidak direkomendasikan bisa menyebabkan kerusakan dan performa mobil menurun.
- Mengubah eksterior mobil tanpa memperhatikan iklim
Sebaiknya, jangan gunakan car wrapping yang kurang cocok di daerah dengan sinar UV ekstrem karena vinil mudah retak atau lepas.
Di tempat panas seperti Indonesia, mengecat ulang mobil lebih dianjurkan untuk hasil yang tahan lama.
Artikel Terkait
Penyebab Mesin Kendaraan Suka Mati Saat Berada di Atas Perlintasan Sebidang Rel Kereta Api
Meski Bisa Beli Mobil Sport Mewah Tapi Budaya Kerja di Dubai Sangat Keras, Masih Minat?
Jangan Paksakan Mobil yang Seharusnya Mengonsumsi Bensin RON 92 Diganti Menggunakan RON 90. Ini Akibatnya!
Apa yang Harus Anda Bawa untuk Keamanan untuk Perjalanan Mobil Internasional?
5 Kesalahan Umum yang Banyak Dilakukan Pengemudi Mobil, Bisa Menyebabkan Kecelakan!
13 Pemerintah Provinsi Indonesia Gelar Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Informasi Detailnya!
Mulai Sekarang, ASN Jakarta Wajib Naik Kendaraan Umum Tiap Hari Rabu