PejuangKantoran.com - Tidak mudah bagi Yandy Laurens untuk memproduksi film Sore: Istri dari Masa Depan. Selama 2,5 tahun, ia bersama produser Suryana Paramitha (Mitha) mencari investor yang mau mendanai produksi film ini.
Setelah memenangkan Piala Citra untuk film Jatuh Cinta Seperti di Film-Film pun, tetap tidak ada yang tertarik untuk mendanai filmnya.
Di tengah keputusasaannya itu, Yandy menghubungi Maya Hasan yang sempat berakting di series garapannya di tahun 2022, Yang Hilang dalam Cinta. Dalam film itu, Sheila Dara dan Dion Wiyoko juga terlibat.
Baca Juga: Big No No! Jangan Sampaikan 4 Hal Ini saat Menulis Ucapan Perpisahan ke Rekan Kerja
“Mbak Maya adalah salah satu orang yang percaya sama proyek ini. Pada saat itu, belum ada satu pun investor yang masuk. Entah kenapa tapi di satu waktu saat saya keramas di rumah, yang terlintas adalah mbak Maya,"kenang Yandy Laurens saat Meet n Greet Sore: Istri Dari Masa Depan di Epicentrum XXI, Kuningan, Minggu (17/08/2025).
Usai mandi, ia langsung menelepon Maya. Sutradara kelahiran Makassar, 9 April 1989 itu pun mencurahkan frustrasinya kepada aktris yang lebih dulu dikenal sebagai pemain harpa itu.
“Timbul satu pikiran di mana saya tuh kalau tidak bertanya pada mbak Maya hari ini, persis dengan kata-kata seperti ini, 'Mbak, saya takut membayangkan di ranjang kematian saya nanti, saya menyesal kenapa tidak menelepon Mbak Maya.
"Mendengar itu mbak Maya mulai bertambah panik. Saya bilang kalau saya lagi sukar banget. Mau bikin film sendiri tapi nggak dapet-dapet investor,” terang Yandy lebih lanjut.
Ia juga minta tolong pada Maya untuk ikut mencarikan serta membuka jalan kepada investor yang potensial.
“Sejujurnya, pada malam hari itu, aku tidak bisa tidur. ‘Aduh, Yandy. Ini bagaimana, ya?’ Tapi, saya sayang sekali sama dia. Menurut saya, tim film ini -Mitha, Yandy, Dion dan Sheila- lebih dari sekadar kawan baik. Ini adalah keluarga.
Baca Juga: 3 Macam Bahan Penyusun Kaus Kaki Running yang Harus Kamu Ketahui dan Perhatikan Sebelum Membeli
"Jadi, film Sore buat saya adalah film yang keluar dari framing filmnya dan ini kayak berpendar ke kami-kami yang bekerja. Ada wall of energy yang luar biasa gedenya.
"Saya yakin tidak ada satu hal apapun di dalam dunia ini yang sebuah kebetulan. Everything is meant to be, has to happen, in the right time!" seru Maya, yang di film memerankan ibu Jonathan (diperankan Dion Wiyoko).
Akhirnya dari pembicaraan itu, Yandy bersama Mitha melanjutkan meeting di kantor Maya Hasan untuk membagikan konsep film. Dengan bantuan Maya Hasan, Yandy Laurens pun mendapatkan investor pertamanya.
“Jadi, Mbak Maya tidak hanya bermain sebagai aktor, tetapi juga sebagai associate producer di film ini,” ujar Suryana Paramitha, yang juga pemilik rumah produksi Cerita Film yang didirikan bersama Yandy.
Artikel Terkait
Film Pangku dan Mothernet Siap Berkompetisi di Program Vision di Busan International Film Festival
Wordsmith Group Buka Lowongan Berbasis Proyek untuk Penulis Annual Report dan Sustainability Report
Seberapa Banyak Sayuran yang Perlu Dikonsumsi Setiap Hari?
Mau Resign? Ucapkan Kata Perpisahan dengan Cara Ini, No Drama-drama Club!
Rekaman Pidato Sri Mulyani yang Menyebut Guru sebagai Beban Negara Ternyata Hasil Deepfake!
Pekerja Indonesia Paling Takut Pekerjaannya Digantikan AI, Pegawai Jepang Justru Paling Tidak Khawatir
3 Latihan Utama Agar Keterampilan Divergent Thinking Kamu Makin Terasah dan Kamu Makin Bisa Diandalkan