PejuangKantoran.com - Setelah Petaka Gunung Gede, kini Starvision menghadirkan film Petaka Gunung Welirang yang terinspirasi dari kisah nyata pendakian yang dialami Maya Azzka.
Kumpulan mitos yang kerap dialami saat mendaki gunung ini kemudian ditulis menjadi satu skenario film yang ditulis oleh Upi. Film dibintangi oleh aktor-aktor muda seperti Antonio Blanco Jr, Alika Jantinia, Giulio Parengkuan, Razan Zu dan Jinan Shafa.
Yang menarik, para aktor ini banyak yang belum pernah mendaki gunung, sehingga banyak kekhawatiran yang muncul sebelum syuting yang berlangsung di Gunung Welirang, Jawa Timur. Setidaknya itulah yang dirasakan Antonio Blanco Jr.
Baca Juga: Strategi Baru JAFF Market 2026 agar Film Indonesia Nggak Cuma Jago Kandang
“Bisa dibilang ini pertama kali aku naik gunung. Dulu pernah ke Kawah Ijen di Banyuwangi. Itu termasuk gunung, nggak sih? Lumayan tinggi, kan? Tapi, belum pernah yang benar-benar mendaki seperti yang di film ini atau pas syuting.
"Karena ini pertama kali dan aku overthinking orangnya, jadi banyak takutnya. Kayak, aduh... kalau di tengah perjalanan lapar gimana, ya?
"Karena aku orangnya hobi olahraga, aku mikirin asupan protein bakal cukup atau nggak ya, kalau di atas gunung?” ujarnya, saat konferensi pers Petaka Gunung Welirang di Epicentrum XXI, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Tantangan lain adalah karena tokoh yang ia perankan, Satria, sangat bertolak belakang dengan karakter aslinya. Di film diceritakan jika Satria menyukai teman sekampus yang juga teman mendaki, Naya (Alika Jantinia).
Namun, Satria tidak pernah punya keberanian untuk mengungkapkan isi hatinya. Menurut Nio, panggilan akrabnya, apa yang dilakukan Satria itu sebenarnya berat. Sebab menurut dia, bentuk tertinggi dalam mencintai adalah ikhlas.
"Apa yang dilakukan Satria di mana dia mencintai Naya dalam diam, itu berat. Kalau di dunia nyata, kayaknya susah deh untuk ngelakuin hal seperti itu!” serunya.
Baca Juga: Andien Gaet 9 Produser Musik untuk Garap 13 Lagu dalam Albumnya yang Ke-9, Sehidup Semusik
Dalam kehidupan sehari-hari, aktor kelahiran Denpasar, 28 Maret 1999 ini, justru merasa sebaliknya. Kalau lagi suka sama seseorang, dia nggak bakal diam-diam aja.
“Oh tidak! Tidak! Saya tipenya ada kesempatan sedikit, langsung gas! Makanya itu jadi tantangan akting aku. Soalnya karakter Satria sama karakter aku di dunia nyata 180 derajat berbeda gitu.
"Jadi lumayan challenging karakter Satria untuk aku perankan gitu!” kata aktor yang sempat berpacaran dengan aktris Zoe Abbas Jackson ini.
Namun, ada sisi lain dari Satria yang juga sepaham dengan dirinya, yaitu pentingnya menjunjung tinggi persahabatan. Sebagai mahluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendiri. Apapun yang bisa terjadi, itu karena ada interaksi satu sama lain.
Artikel Terkait
Mengapa Rekruter Bertanya, "Apakah Kamu Bisa Bekerja sama dengan Orang Lain?" saat Wawancara Kerja
Cara Menjawab Pertanyaan Wawancara 'Apakah Kamu Bisa Bekerja Sama dengan Orang Lain?'
Strategi Baru JAFF Market 2026 agar Film Indonesia Nggak Cuma Jago Kandang
Tinggalkan Profesi Guru Bahasa Jepang, Mahatmi Rismartanti Mantap Jadi Sopir Bus di Prefektur Kanagawa
Apa yang Menjadi Pemicu 'Conscious Quitting' di Kalangan Karyawan yang Setia Sekalipun?
Cara Mengatasi 'Resume Gap' setelah Sempat Lama Berhenti Bekerja, Jujur tapi Taktis!
Perusahaan Rig Pengeboran Swedia 'Epiroc' Buka Lowongan Kerja Payroll & HR Admin Specialist