PejuangKantoran.com - Liburan ke luar negeri akan selalu ditunggu-tunggu. Tapi, ada satu proses yang kerap bikin deg-degan, yaitu melewati pemeriksaan imigrasi dan bea cukai (customs).
Banyak yang mengira proses ini cuma formalitas, padahal salah langkah sedikit saja bisa bikin kita ditolak masuk ke negara tujuan. Apes-apesnya bahkan bisa ditahan karena dianggap melanggar peraturan.
Biar perjalananmu lancar jaya, para ahli hukum membagikan beberapa kesalahan fatal yang wajib kamu hindari di area imigrasi bandara.
1. Kebanyakan ngobrol dan bercanda
Petugas imigrasi itu bukan teman ngobrol. Jawab saja secara singkat apa yang ditanyakan dan nggak usah bercanda. Menurut Jimmy Lai, seorang pengacara imigrasi, petugas dilatih untuk mendeteksi kebohongan dan ketidakcocokan informasi. Kalau kamu gugup terus bicaranya ngelantur ke mana-mana, mereka justru bakal makin curiga.
2. Nggak jujur tentang alasan kedatangan
Jangan pernah memalsukan alasan kedatangan kamu di kota tersebut. Bilang mau berlibur padahal ada rencana kerja freelance atau sekadar pet sitting itu bukan bohong putih, melainkan pemalsuan data ke pejabat resmi. Kalau jawabannya jujur, ceritamu bakal konsisten dan prosesnya justru lebih cepat.
3. Asyik main HP atau pakai earphone
Area imigrasi adalah area pemeriksaan pemerintah yang ketat. Scrolling media sosial, menelepon, atau pakai headphone saat mengantre, bikin kamu kelihatan terdistraksi atau bahkan acuh tak acuh. Dengarkan instruksi petugas dengan baik dan simpan ponselmu sebentar.
Baca Juga: Ternyata Ada Lho, Negara yang Jumlah Turisnya Jauh Lebih Banyak daripada Warga Lokal!
4. Mengarang informasi di formulir Bea Cukai
Ragu apakah barang bawaanmu perlu dilaporkan (declare) apa nggak? Mendingan tanya langsung. Selain itu, jangan membulatkan jumlah uang tunai ke bawah atau sengaja melewatinya karena mengira itu barang sepele. Alasan "Saya kira barang ini enggak dihitung" itu sudah nggak mempan buat petugas bea cukai.
5. Duty-free bukan berarti bebas lapor!
Belanja di toko duty-free memang bikin kita bebas pajak di kasir bandara tempat asal. Tapi begitu mendarat di negara tujuan, barang belanjaan itu tetap wajib dilaporkan kalau melebihi batas ketentuan lokal. Sama halnya dengan makanan atau minuman yang kamu dapat di dalam pesawat.
Artikel Terkait
Supermarket Tourism, Tren Baru ketika Supermarket Lokal Jadi Spot Wajib untuk Dikunjungi Turis
Penyedia Jasa Logistik Jerman 'DHL' Buka Lowongan Kerja Order Management Solution Specialist
Urusan Negosiasi Bisnis, Ternyata Banyak Orang Lebih Suka Melakukannya dengan Kaum Perempuan
Perhatian! Jika Ingin Tensi Kamu Turun, Lakukan Olah Raga! Berikut Alasan dan Jenisnya!
Usia di Atas 40 Tahun? Riset Sebut Otak Bekerja Optimal Sekitar 25 Jam per Minggu
7 Makanan Yunani Kuno yang Muncul dalam Kisah The Odyssey
Telur Bikin Bisulan? Padahal Telur Mengandung 7 Hal yang Penting Bagi Tubuh Kita