Artinya: Ia mengajak bermain atau meminta interaksi.
Pada sebagian kucing, ini juga merupakan bentuk perilaku berbagi/berburu yang diarahkan kepada manusia.
11. Tubuh merendah dan berusaha mengecil
Kucing merapatkan tubuh ke lantai, kepala sedikit rendah, dan berusaha tidak menarik perhatian.
Artinya: takut atau merasa tidak aman. Karena itu jangan mengejar atau memaksa menyentuh. Berikan jalan untuk melarikan diri dan tempat berlindung.
12. Telinga mendatar ke belakang
Telinga menempel ke samping atau belakang kepala.
Artinya: sinyal kuat tidak nyaman, takut, terancam, atau defensif.
Semakin ekstrem telinga menempel ke belakang, semakin penting untuk menghentikan interaksi.
Baca Juga: Kenapa Film 'Dia Bukan Ibu' Banyak Menampilkan Sosok Kucing dalam Berbagai Adegan?
13. Ekor mengembang (puffed tail)
Ekor menjadi besar seperti sikat.
Artinya: kucing mengalami high arousal, karena takut atau terkejut, tetapi bisa juga muncul saat sangat teragitasi. Ini bukan berarti otomatis marah.
14. Punggung melengkung dan bulu berdiri
Postur klasik "Halloween cat".
Artinya: kucing sedang berusaha terlihat lebih besar karena merasa terancam. Jangan mendekat atau mengangkatnya.
15. Ekor menghentak atau mencambuk-cambuk
Berbeda dengan ekor santai yang bergerak perlahan.
Artinya: frustrasi, terganggu, atau terlalu terstimulasi. Ini sangat penting ketika sedang mengelus kucing. Misal, awalnya ia menikmati belaian, kemudian ekornya mulai menghentak. Itu bisa menjadi tanda "cukup."
16. Telinga berputar ke samping/belakang dan tubuh menegang
Artikel Terkait
5 Manfaat Bekerja dari Rumah bareng Anabul yang Tidak Bakal Kamu Duga
Elon Musk Ganti Logo Twitter Jadi Anjing Shiba Inu
Ajak Anabul Untuk Menginap di Hotel Pet Friendly yang Seru
Street Feeding Kepada Anabul Jalanan Tidak Bisa Sembarang Dilakukan. Ikuti Tipsnya Berikut Ini!
10 Manfaat Mempunyai Hewan Peliharaan Yang Wajib Kamu Ketahui