PejuangKantoran.com - Main film bukan pengalaman pertama buat kreator konten Reza Arap. Tetapi ditawari menyutradarai film dalam Harusnya Horror, tentu memberi tantangan yang lebih besar buat pria bernama asli Reza Oktovian ini.
Karena ia pernah sukses mengadakan live streaming selama berbulan-bulan nonstop dalam program bernama Marapthon, Arap mengambil inspirasi cerita film tersebut dengan kegilaan dunia kreator konten yang ia alami sendiri.
Kisah Harusnya Horror dimulai dari meninggalnya karyawan bernama Mas (Arap) akibat kecanduan anime dan kopi. Namun, hakim jiwa menentukan jika Mas adalah arwah gentayangan sehingga belum bisa masuk surga/neraka.
Baca Juga: Dipercaya Jadi Sutradara Film 'Harusnya Horor', Reza Arap Mengaku Tidak Mengerti Teknis Film
Mas lalu diberi tugas untuk menakut-nakuti 100.000 orang. Namun, tugas itu bukanlah hal yang mudah. Soalnya, sebagai setan ternyata Mas tidak terlihat menyeramkan.
Di tengah keputusasaannya, Mas bertemu dengan tiga sekawan, Kevin (George Tierson/Jot), Kenzo (Garry Ang) dan Gea (alm Lula Lahfah) yang sedang mencoba membuat konten-konten horor viral demi cuan.
Mengetahui Mas ternyata setan wibu yang bisa memviralkan dan mendatangkan cuan pada konten-kontennya, Kevin mengajak Mas bekerja sama untuk mencapai target masing-masing.
Sebelum tampil di Harusnya Horror, teman-teman Reza Arap di Marapthon, AAA Clan, belum pernah berakting di film layar lebar. Nggak heran, banyak banget kejadian seru yang terjadi di balik pembuatan film.
Saat gala premiere di Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis (13/8/2026), Bravyson alias DJ Bravy, Teguh Prakoso alias Tepe, dan penulis skenario Rahabi Mandra berbagi cerita.
1. Bravy mendalami karakter dengan minum alkohol
Baca Juga: Berbekal Kesuksesan Marapthon, Reza Arap Yakin Film 'Harusnya Horror' Bakal Raih 1 Juta Penonton
Sebelum terlibat di Harusnya Horror, Bravyson dikenal sebagai DJ. Itu sebabnya akting merupakan sesuatu yang asing ketika pertama kali ditawari bergabung di film ini. Ia sempat bingung bagaimana berakting di depan kamera bersama teman-temannya sendiri.
Namun, Bravy membocorkan salah satu metode Arap yang justru membantunya membangun chemistry dengan lawan main sehingga lebih jujur dalam berakting.
“Kita pernah ada bootcamp di hotel. Namanya bootcamp, padahal mabuk! Di situ kita cuma ngomongin film tapi memang dengan kondisi sambil minum alkohol. Ini biar kita semua lebih jujur untuk tukeran feeling-nya, juga bagaimana kita bisa masuk ke karakternya.
"Ternyata latihan pakai itu lumayan works ya buat gua pribadi. Waktu ngejalanin ternyata masuk ke karakternya jadi lebih gampang!” ujar DJ Bravy, yang kini kembali dekat dengan Erika Carlina.
Artikel Terkait
10 Daftar Prioritas Belanja Bagi First Jobber Supaya Sehat Finansial
Kuliah 4 Tahun Dinilai Terlalu Lama, Bos OpenAI Ungkap Alasannya
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka, Ada 4.770 Formasi di 9 Instansi
Minum Kopi Bukannya Segar, Malah Bikin Ngantuk? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya
Insidious: Out of the Further Babak Baru Teror Dari Dunia Arwah
Capek Terus Padahal Nggak Banyak Aktivitas? Jangan-Jangan Kamu Kena Mental Fatigue Ini Ciri-Cirinya!
Sikap Defensif Tidak Baik Bagi Organisasi. Berikut 8 Penyebab dan Bahayanya Bagi Organisasi.