"Pengambilan gambar juga berulang kali sehingga harus koordinasi pemain ekstra lagi untuk regroup. Jadi, 250 ke kiri dan sisanya, ke kanan!" kata Khemod yang juga dikenal sebagai drummer Seringai Band.
Bahkan Iqbaal mengaku sempat merasa agak kewalahan karena harus berlari di tengah belahan wall of death berkali-kali.
"Lumayan juga gue melatih lari sprint karena harus ngejar timing kamera dan penonton wall of death itu sih!" katanya, nyengir.
Baca Juga: Pekerja Lapangan Paling Rentan Terpapar Kabut Asap Kebakaran Hutan, Bisakah Mereka WFH?
Tantangan lainnya adalah soal persiapan produksi. Ernest Prakasa dan tim biasa melakukan persiapan syuting dari satu hingga tiga bulan sebelumnya. Namun, film Operasi Pesta Copet berbeda.
Persiapan dilakukan di Pesta Pora 2024, namun syuting film baru dilakukan setahun kemudian di Pesta Pora 2025.
"Kita lihat stage mana yang perkiraannya akan kita pakai untuk syuting di tahun 2025. Kita diskusi dengan Bos Creator (promoter Festival Musik Pesta Pora), partner luar biasa yang memastikan stage-stage ini tidak akan ada berubah banyak dari 2024 ke 2025!" tutup Ernest.
Operasi Pesta Copet dibintangi juga oleh Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Ardit Erwandha, Azizah Hanum, Myesha Lin, dan Kawai Labiba.
Artikel Terkait
Sutradara Naya Anindita Angkat Dinamika ART dari Perspektif Berbeda melalui Agensi Rumah Tangga
Series 'Jakarta Undercover Members Only' Menghadirkan Persoalan Jakarta yang Lebih Kekinian
Legenda Urban asal Minang, 'Urang Bunian' Jelaskan Mengapa Anak Harus Pulang sebelum Maghrib
Film 'Bisikan Desa Gringsing' Menggunakan Virtual Production untuk Menggantikan Green Screen
Gaya Penyutradaraan Rizal Mantovani yang Bikin Jerome Kurnia Takjub di Film 'Kuasa Gelap: Perjanjian Darah'
Perdana Jadi Sutradara di Harusnya Horror, Reza Arap Gelar Bootcamp Khusus buat Geng AAA Clan
Youtuber Fiki Naki Nyebur ke Dunia Film, Baru Merasa Luwes Akting di Hari Terakhir Syuting 'Paket Santet'