PejuangKantoran.com - Paket Santet, film horor terbaru garapan sutradara Dinna Jasanti, memadukan unsur misteri, gore, dan teror akibat aksi santet.
Film produksi Base Entertainment ini menelusuri dendam dari masa lalu yang akhirnya menghantui dan mengancam nyawa para tokoh utama.
Cerita dimulai dengan tujuh mahasiswa, Deva (Fatih Unru), Bela (Yasamin Jasem), Celia (Gabriella Ekaputri), Ale (Fadly Faisal), Firza (Fiki Naki), Glen (Farandika), dan Kiki (Azela Putri), yang menjadi sasaran santet yang sengaja dikirim melalui paket.
Baca Juga: Perdana Jadi Sutradara di Harusnya Horror, Reza Arap Gelar Bootcamp Khusus buat Geng AAA Clan
Ketika teror mulai merenggut nyawa mereka satu per satu, Deva dan teman-teman menyadari bahwa hal itu terjadi bukan karena kebetulan. Ada seseorang yang sengaja memilih mereka sebagai korban karena kejadian di masa lalu.
Salah satu pemain muda yang berperan sebagai mahasiswa adalah Fiki Naki, YouTuber yang mencoba akting di layar lebar untuk kali pertama. Kreator konten dengan 6,48 juta pelanggan itu mengaku awalnya belum begitu tertarik ketika diajak gabung. Ia cuma mau coba-coba saja.
Namun, minat aktingnya mulai meningkat seiring berjalannya tahap persiapan syuting.
“Di awal, ketertarikannya cuma untuk, oke gue mau deh cobain main film! Ingin tahu seperti apa. Aku belum tertarik dengan cerita Paket Santet itu sendiri.
"Setelah reading dan kelar syuting, baru deh, wow... ini salah satu film yang unik dan fresh karena merangkum dua hal yang dekat dengan kita, paket dan santet.
"Bungkusan juga berbeda. Ada uniknya, ada dramanya. Jadi menurut aku, ini beneran paket lengkap, bukan paket santet gitu,” ujar Fiki, saat press screening di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Dalam debut aktingnya ini, kreator konten yang menguasai berbagai bahasa ini bersyukur beban aktingnya tidak terlalu besar karena perannya tidak jauh berbeda dari karakter pribadinya.
“Untungnya peran aku bukan karakter yang gimana-gimana ya. Bukan seseorang yang punya kebiasaan yang aneh-aneh, tidak terlalu berbeda jauh dengan aku.
"Dia itu cukup santai. Tapi karena terlalu santai itu akhirnya ya, you know, something happened!” ujar cowok berumur 26 tahun ini.
Jika mengingat awal keterlibatannya di film ini, Fiki jujur mengaku tidak menyangka bisa menyelesaikan proses pembuatannya. Kecemasan yang ia rasakan mengalahkan rasa deg-degannya bekerja sebagai kreator konten.