5 Hari Bekerja di Rumah, Mengapa CEO Glassdoor Menolak Bekerja Di Depan Anak-Anaknya?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 17 Desember 2024 | 21:11 WIB
CEO Glassdoor Christian Sutherland-Wong tak ingin dilihat anak-anaknya saat sedang bekerja. (Glassdoor)
CEO Glassdoor Christian Sutherland-Wong tak ingin dilihat anak-anaknya saat sedang bekerja. (Glassdoor)

PejuangKantoran.com - CEO perusahaan-perusahaan teknologi besar selama ini justru dikenal amat membatasi interaksi keluarganya dengan teknologi. Sebut saja Steve Jobs dan Bill Gates.

Co-founder Microsoft.corp, Bill Gates mengambil langkah tegas dengan membatasi waktu bermain game selama 45 menit setiap hari untuk anak-anaknya.

Saat weekend, ada tambahan waktu satu jam, yang merupakan tambahan waktu yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan rumah.

Baca Juga: Siap-siap LPDP Batch 2 2025 Akan Dibuka, Ini Tips Agar Aplikasi Kamu Diterima

Mendiang Steve Jobs, salah satu pendiri Apple Inc., juga mengatakan bahwa ia melarang anak-anaknya menggunakan iPad yang baru dirilis.

“Kami tidak mengizinkan iPad di rumah. Kami pikir itu terlalu berbahaya bagi mereka,” katanya dalam sebuah wawancara dengan The New York Times tahun 2011, ketika ditanya apakah anak-anaknya menyukai iPad.

Hal yang kurang lebih sama kini dilakukan oleh CEO perusahaan pencari kerja Glassdoor, Christian Sutherland-Wong.

Ia menjelaskan sejumlah aturan tentang siapa yang ada di sekitarnya saat ia bekerja, dan ke mana ia pergi saat ada urusan kantor yang harus diselesaikan.

Menurut Christian, ia tak akan membiarkan anak-anaknya melihat ia bekerja di akhir pekan atau larut malam, dan akan masuk ke kantor setelah anak-anaknya tidur.

“Dengan [anak-anak], saya ingin mencontohkan dengan tidak menaruh produk digital di sekitar saya, atau terganggu oleh email dan pesan teks sepanjang waktu,” ujar pria yang sudah memimpin Glassdoor selama empat tahun terakhir itu.

Baca Juga: 5 Komponen Wajib dalam Menjalankan Metode Kepemimpinan Relasional yang Memanusiakan Karyawan

Jam kerjanya cukup fleksibel, di mana ia bekerja lima hari seminggu dari jarak jauh. Namun menurutnya, kalau ada sesuatu yang terjadi saat anak-anaknya ada di sekitar, ia akan pindah ke ruang kerjanya di rumah alih-alih bekerja di depan mereka.

Christian bilang, kedua anaknya yang masih kecil akan sadar saat ayah mereka hanya melihat email-emailnya dan bukan malah menanggapinya.

Oleh karena itu, ia mengatur harinya agar, “Bisa menemani saat anak-anak pulang sekolah, agar dapat menghabiskan waktu berkualitas dengan mereka, menidurkan mereka, lalu kembali online."

Keseimbangan orang tua yang bekerja

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Fortune

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X