PejuangKantoran.com - Nama Caroline Riady mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah sebuah video yang diduga menunjukkan dirinya viral.
Dalam video tersebut, terlihat sosok seorang wanita yang dijemput oleh helikopter setelah pulang kerja. Helikopter berwarna gelap itu mendarat di helipad atap sebuah gedung, yang diduga adalah Rumah Sakit MRCCC Siloam Semanggi, Jakarta Selatan.
Warganet kemudian menduga bahwa wanita dalam video tersebut adalah Caroline Riady, CEO dari Siloam Hospitals Group. Isu ini semakin mencuat karena Caroline memang memiliki hubungan erat dengan Rumah Sakit Siloam, yang merupakan bagian dari Lippo Group yang juga dimiliki oleh keluarganya.
Baca Juga: Amal Clooney Ditunjuk sebagai Profesor Tamu Praktik Hukum Internasional di Universitas Oxford
Siapa Caroline Riady?
Caroline Riady adalah anak sulung dari James Riady, seorang konglomerat ternama di Indonesia, dan Aileen Hambali. Ia adalah generasi ketiga keluarga Riady, di mana sang kakek, Mochtar Riady, adalah pendiri Lippo Group. Keluarga Riady dikenal luas karena kepemilikan dan pengaruh mereka dalam berbagai sektor usaha di Indonesia, termasuk dalam industri rumah sakit melalui Siloam Hospitals Group yang kini dikelola oleh Caroline.
Selain itu, Caroline juga menikah dengan Soeharto Djojonegoro, yang merupakan cucu dari pendiri Orang Tua Group, sehingga menjadikannya bagian dari keluarga konglomerat lainnya di Indonesia.
Dari Cita-cita Menjadi Guru Hingga Masuk Dunia Bisnis
Meski kini dikenal sebagai CEO Siloam Hospitals Group, Caroline Riady sebenarnya memiliki cita-cita yang berbeda di masa muda.
Dalam sebuah video yang diunggah bersama Grace Tahir pada Juli 2024, Caroline mengungkapkan bahwa ia sempat bercita-cita menjadi seorang guru, bukan pebisnis seperti keluarganya. Caroline menjelaskan bahwa ia percaya pendidikan adalah kunci untuk membantu masyarakat Indonesia bangkit dan berkembang lebih baik.
Karena keyakinannya ini, Caroline pun mengambil jurusan Pendidikan Dasar dan Pengajaran di Wheaton College, Amerika Serikat, pada 2001 hingga 2005.
Ia juga sempat mengabdi sebagai guru di Lincoln Elementary School dari tahun 2004 hingga 2006, dan kemudian menjadi dosen di Universitas Pelita Harapan (UPH) antara 2006 hingga 2012. Dalam beberapa kesempatan, Caroline mengungkapkan bahwa ia lebih ingin berkarier di dunia pendidikan, dan tidak pernah terbayang akan terjun ke dunia bisnis.
Baca Juga: Apa Itu ‘Buyout’ yang Ditawarkan CIA kepada Seluruh Karyawan, Mengapa Mereka Didorong untuk Resign?
Masuk ke Dunia Bisnis Kesehatan Setelah Mengkritik Siloam
Artikel Terkait
Bobbi Gibb, Pelari Marathon Perempuan Pertama Dunia yang Lari dengan Sepatu Perawat dan Celana Saudara Laki-lakinya.
"All I Want for Christmas Is You” Mariah Carey: Lagu Penuh Rekor yang Menghiasi Musim Liburan
Meghan Markle Kembali ke Instagram dengan Video Santai yang Diambil oleh Pangeran Harry
Tom Holland akan Berhenti Main Film dalam Beberapa Tahun Mendatang, Ini yang Direncanakannya!
Buat Kevin Ardilova, Ketindihan Bukan Sekadar Film Jumpscare buat Nakut-nakutin Penonton
Main Drama Bareng Gong Yoo, Song Hye Kyo Sengaja Potong Rambut Pendek demi Totalitas Akting
Tampil Singkat, 1 Imam 2 Makmum Jadi Comeback-nya Revalina S. Temat di Film Layar Lebar
Mengapa CEO Apple Tim Cook Memutuskan Makan di Kafetaria yang Sama Hampir Setiap Hari?
Liang Wenfeng, Pendiri dan CEO DeepSeek Pernah Tidak Dianggap Oleh Mitra Bisnisnya
Amal Clooney Ditunjuk sebagai Profesor Tamu Praktik Hukum Internasional di Universitas Oxford