Seiring dengan meningkatnya tekanan politik di AS untuk melarang TikTok, Zuckerberg pun semakin vokal mengkritik aplikasi ini.
Ia menyebut TikTok berpotensi membahayakan kebebasan berekspresi global dan menimbulkan masalah keamanan nasional karena dimiliki perusahaan asal China.
Namun, Chew tidak tinggal diam. Dalam sidang Kongres AS pada 2023, ia membela TikTok dan menegaskan aplikasi ini tidak lebih berbahaya daripada media sosial asal Amerika.
Baca Juga: Dilarang Mengenakan Sepatu Tenis Apalagi Sepatu Lari untuk Bermain Padel. Berikut Alasannya!
Ia bahkan menyinggung skandal Cambridge Analytica yang pernah menimpa Facebook.
“Perusahaan media sosial Amerika juga tidak punya rekam jejak bagus soal privasi data dan keamanan pengguna,” tukasnya.
Kisah Shou Zi Chew menunjukkan perjalanan karir yang unik. Mulai dari anak magang di Facebook, menjadi CEO TikTok, dan kini berdiri di garis depan persaingan media sosial global melawan Mark Zuckerberg.
Jadi, jangan pernah merasa rendah diri jadi anak magang. Bukan tidak mungkin, di masa depan kamu juga bisa menjadi CEO, seperti Shou Zi Chew.
Artikel Terkait
Prabowo Pastikan Proyek IKN Jalan Terus, Ribuan ASN Bersiap Pindah ke Kalimantan
Program Travel dan Resto Accor Plus Membuka Lowongan Kerja Fairmont Gold Manager
Gaji PNS Bakal Naik di Oktober 2025, Ini Rinciannya
Ini Dia 16 Film Indonesia yang Tayang Bulan Oktober, Siap-Siap Diserbu Film Horor Lagi!
Jangan Sungkan Ambil Cuti Sakit, Ini Bukan Tanda Lemah Melainkan Cara Merawat Diri Sendiri
Sejumlah Ruas Tol Dalam Kota Ditutup Sementara dari 29 September - 4 Oktober 2025
Baru Resign? Begini Cara Cairkan BPJS Ketenagakerjaan 100% Tanpa Ribet!