Dilarang Mengenakan Sepatu Tenis Apalagi Sepatu Lari untuk Bermain Padel. Berikut Alasannya!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 30 September 2025 | 14:40 WIB
Salah satu ciri sepatu khusus padel aalah outsole dengan pola herringbone. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Salah satu ciri sepatu khusus padel aalah outsole dengan pola herringbone. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Seperti kita tahun peran kaki dalam permainan padel sangat mendasar.

Ini sebab kaki berperan dalam mobilitas dan kecepatan, posisi tubuh yang stabil, transisi bertahan-menyerang, mengantisipasi pantulan bola, gerakan kaki yang benar akan mengurangi tekanan berlebih pada lutut, pergelangan kaki, dan pinggul.

Peran kaki akan menjadi makin kuat ketika didukung dengan alas kaki yang tepat. Alas kaki yang tepat dapat membuat perbedaan besar dalam permainan padel kamu, meningkatkan cengkeraman, stabilitas, dan kenyamanan di lapangan.

Mengapa alas kaki penting, karena padel melibatkan gerakan lateral yang cepat, berhenti mendadak (stop and start), dan lari cepat yang eksplosif.

Oleh karena itu perlu sepatu yang mampu menangani perubahan arah gerakan tubuh yang cepat, menopang kaki, dan menahan lapangan yang abrasif, tidak seperti sepatu lari yang dirancang untuk gerakan garis lurus.

Jadi tidak boleh mengenakan sepatu olah raga asal-asalan, apalagi mengenakan sepatu lari.

Baca Juga: Meski Olah Raga yang Mirip Namun Ada Perbedaan yang Mendasar Antara Bola di Padel, Tenis Lapangan, dan Squash

Mengapa sepatu lari tidak cocok untuk lapangan padel? Berikut alasannya:

  • Cengkeraman kurang: Sepatu lari dan sepatu atletik kasual lainnya tidak memiliki pola sol dan material khusus yang dibutuhkan untuk lapangan padel dengan permukaan rumput sintetis atau berpasir.
  • Dukungan lateral kurang memadai: Padel membutuhkan gerakan cepat dari sisi ke sisi, yang mana sepatu lari tidak menyediakan dukungan pergelangan kaki dan kaki yang diperlukan, sehingga meningkatkan risiko terpelintir dan tegang.
  • Stabilitas buruk: Stabilitas yang diberikan oleh sepatu lari diarahkan untuk gerakan lurus, bukan untuk putaran cepat dan perubahan arah yang umum terjadi pada padel.
  • Bantalan kurang memadai: Penyerapan guncangan dan dukungan unik pada sepatu padel sangat penting untuk gerakan start and stop yang konstan dalam olahraga ini.

Sementara itu, sepatu khusus untuk padel mempunyai sejumlah keunggulan, seperti berikut:

  • Daya cengkeram superior: Sepatu padel dirancang dengan non-marking soles yang memberikan cengkeraman lebih baik untuk reaksi cepat dan luncuran terkontrol.
  • Stabilitas lebih baik: Sepatu ini menawarkan dukungan lateral yang kuat untuk melindungi dari cedera pergelangan kaki dan cedera lutut saat bergerak cepat.
  • Daya tahan lebih baik: Material dan konstruksi sepatu padel dirancang untuk menahan permukaan lapangan yang abrasif dan tuntutan start and stop yang konstan.
  • Perlindungan lebih baik: Sepatu padel sering kali memiliki area yang diperkuat, terutama di sekitar jari kaki, untuk memberikan perlindungan ekstra dan memperpanjang masa pakainya.

Baca Juga: Padel Vs Lari, Mana yang Lebih Berat? Pahami Penjelasan Berikut Ini Supaya Tidak Salah!

Jadi, jika kamu berniat serius bermain padel, gunakan sepatu yang memang khusus untuk olah raga ini. Jangan gunakan sepatu larimu, bahkan mengenakan sepatu tenis sekali pun meskipun padel adalah “anak” dari tenis.

Menurut justpadel.com, sepatu tenis biasanya dirancang untuk lapangan tanah liat atau keras. Sementara itu sepatu padel dirancang untuk rumput sintetis dengan isi pasir yang jadi permukaan standar untuk padel sehingga umumnya memakai sole dengan tipe/pola herringbone.

Stabilitas sepatu padel umumnya di bagian tengah, yaitu di midfoot/bridge, sementara tenis cenderung di bagian tumit.

Jadi intinya, gunakan sepatu yang memang khusus untuk padel, supaya terhindar dari cedera dan performance kamu menjadi lebih baik. Lebih baik investasi untuk hal ini, jangan sampai kamu cedera dan akhirnya malah tidak bisa berolah raga sama sekali. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Justpadel.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X