Kembali masuk pelatnas
Kepercayaan dari pelatih timnas balap sepeda membuat pebalap sepeda putri kelahiran Bandung, 12 Desember 1997, itu berhasil masuk pemusatan latihan SEA Games 2025 sejak April lalu.
Tidak mudah untuk membangun kembali kekuatannya dari nol. Namun vibes di pelatnas sangat positif, sehingga Ayu bisa menjalani proses yang berat tersebut.
Baca Juga: Atlet Batak-Jerman Masniari Wolf Sabet Emas SEA Games 2025 di Nomor 50 Meter Gaya Punggung
”Bagi aku, untuk menjalani ini semua tanpa mereka juga akan susah. Tetapi, untungnya saya dikuatkan dan juga diyakinkan oleh pelatih, itu yang bikin aku kuat,” ujar satu-satunya atlet putri di timnas balap sepeda ini.
Selain itu, anggota timnas balap sepeda juga sangat mendukung Ayu untuk mengejar ketertinggalannya, menciptakan suasana yang nyaman untuk fokus berlatih meski target dan pressure-nya cukup tinggi.
”Semenjak Ayu masuk pelatnas pada April, memang mengulangi lagi, membangun Ayu kembali, dengan beberapa hal, sebenarnya banyak sekali, yang perlu saya perbaiki. Tetapi, untungnya Ayu nurut, disiplin ketat,” ujar Dadang.
Tiga bulan setelah masuk pelatnas, Ayu sudah menunjukkan hasilnya. Ia mengikuti kejuaraan nasional pada bulan Juli, sebagai "pemanasan" mengikuti SEA Games 2025.
Pembuktian pada masyarakat
Prediksi Dadang Haries Poernomo terbukti. Di pesta olahraga se-Asia Tenggara itu, Ayustina Delia Priatna menjadi satu-satunya pebalap yang melintasi garis finis dengan catatan waktu di bawah satu jam, yakni 59 menit 18 detik.
Baca Juga: Basral Peraih Medali Emas di Skateboard SEA Games 2025 Awalnya Gunakan Papan Skate Seharga Rp5 Ribu!
Ayu mengalahkan dua pebalap Thailand: Phetdarin Somrat (1 jam 2 menit 32 detik), dan Chaniporn Batriya (1 jam 2 menit 40 detik).
Unggul tiga menit dari lawan-lawannya juga membuktikan bahwa Ayustina masih diperhitungkan di wilayah Asia Tenggara.
”Hasil seperti itu saya pikir sudah cukup menjadi pembuktikan untuk masyarakat Indonesia bahwa saya pantas berada di timnas,” tegasnya.
Kini, Ayustina bertekad memperbaiki kekurangannya yang masih ada. Targetnya sekarang adalah Kejuaraan Asia, Asian Games, dan lolos ke Olimpiade.