Serangan jantung pun gampang terjadi lantaran gaya hidup rebahan.
Bambang, lebih lanjut membeberkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada 2013 dan 2018.
Baca Juga: Hati-Hati, Kebanyakan Kerja depan Komputer Bisa Kena Kifosis. Apa Itu?
Pada data 2013, jika dibandingkan dengan 2018, ada tren peningkatan penyakit jantung dari posisi 0,5 persen, naik ke posisi 1,5 persen.
Ragam penyakit jantung, dalam kaitan dengan di atas, adalah jantung koroner, darah tinggi, kelainan irama jantung, dan sebagainya.
Berangkat dari data dan fakta itulah, kata Bambang, peringatan Hari Jantung Sedunia 2023 masih membawa pesan bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan jantung lebih intensif dan peduli.
Awas, kebiasaan rebahan bisa membunuhmu lewat serangan jantung! (Josephus Primus)
Artikel Terkait
Siap Termellow-mellow dan Tunggu Konser James Arthur di Jakarta!
Suka Mengingat-ingat Kerjaan yang Belum Selesai, Ternyata Bisa Bermanfaat untuk Produktivitas
Perlukah Mengejar Gelar Master untuk Meningkatkan Jenjang Karier?
Pemerintah Larang Transaksi Jual Beli di Media Sosial, Ancam Tutup e-Commerce Jika Melanggar
Jangan Hanya Mengandalkan Naluri, Ini Manfaat Membuat Business Plan yang Menarik
Cikal-bakal Berdirinya Google, yang Hari Ini Berulang Tahun ke-25