Baca Juga: Jumlah Formasi CPNS 2024 Sebanyak 1,3 Juta, Jatah Fresh Graduate akan Ditambah
Siapa pun yang tidak bisa mandi penuh atau sering mandi bola dapat membersihkan sela-sela jari kaki dengan merendam kaki. “Sekali lagi, menggunakan apa yang biasa Anda gunakan untuk membasuh tubuh seharusnya baik untuk kaki,” tambahnya.
Demikian pula, Dr. Purdy merekomendasikan penggunaan sabun untuk mencuci kaki Anda, termasuk sela-sela jari kaki, dan kemudian membilasnya secara menyeluruh.
“Juga, ingatlah untuk mengganti kaus kaki Anda,” katanya.
“Kaus kaki memiliki banyak penumpukan dan bakteri yang menumpuk, jadi penting untuk mencucinya di sela-sela pemakaian.”
Di dalam Tombol Perut
Baik Anda menyebutnya “pusar” atau “pusar”, Anda tidak boleh lupa untuk mencucinya secara teratur, desak kedua dokter tersebut.
Selain gelap dan lembap, pusar juga memiliki banyak lipatan kulit, sehingga menciptakan lingkungan ideal bagi penumpukan sel kulit mati, keringat, dan mikroorganisme lainnya, seperti bakteri dan jamur, kata Dr. Purdy.
Hal ini tidak hanya menimbulkan bau, tetapi gesekan kulit pada kulit dapat membuat area tersebut rentan terhadap infeksi—yang paling umum adalah infeksi stafilokokus dan jamur, jelasnya.
Baca Juga: Ketika Lightstick Mempertemukan Fandom Kpop di Festivibes Now Boarding Jakarta Final Call
“Area ini bisa menjadi sangat teriritasi, terinfeksi, meradang, merah, gatal, menjadi kasar, dan bahkan berkeropeng atau timbul kerak kuning,” catat Dr. Purdy.
Membersihkan pusar setiap satu atau dua hari sudah cukup, kata Dr. Tull, seraya menambahkan bahwa seperti bagian yang dibahas di atas, tidak diperlukan sabun khusus.
Jika Anda memiliki kulit sensitif atau kondisi seperti eksim, Dr. Purdy merekomendasikan untuk memilih sabun atau sabun mandi yang sesuai dengan jenis kulit Anda, dan mengatakan bahwa mereka yang memiliki tindik pusar “pasti ingin merawat area tersebut dan mencucinya secara teratur”.
Yang perlu Anda lakukan untuk membersihkan pusar adalah menggunakan jari yang sudah diberi sabun untuk menggosok bagian dalamnya dengan lembut, lalu bilas. Beberapa orang lebih suka menggunakan kapas, namun Dr. Tull menekankan pentingnya menggunakan kapas, atau alat apa pun, dengan sentuhan ringan.
“Harus berhati-hati agar tidak terlalu agresif, seperti menusuk area tersebut dengan kapas pentul, karena hal ini dapat menyebabkan trauma tambahan,” katanya.
Artikel Terkait
Makan Nasi Bikin Tidur Lebih Nyenyak (Lupakan Dulu Dietnya Jika Kamu Susah Tidur)
5 Manfaat Sarapan Overnight Oat, Nggak Cuma Bikin Tubuh Langsing
Awas Jangan Kebiasaan Rebahan Terus, Bisa Bikin Osteoporosis
Hari Vegan Dunia Diperingati Tiap 1 November, Apa Sih Beda Vegan dan Vegetarian?
Rangkaian Produk Skincare Vegan yang Bikin Kamu Bisa Merawat Kulit Tanpa Rasa Bersalah
Berapa Gelas Kamu Minum Kopi Sehari, dan Berapa Banyak Kafein yang Kebanyakan?
Sindrom Nasi Goreng Bikin Seorang Pemuda Tewas Usai Makan Makanan yang Dipanaskan
6 Makanan untuk Depresi dan Kecemasan, Kamu Bisa Coba Biar Lebih Kalem
Alasan Kamu Perlu Beli Telur Ayam dari Peternakan Kandang Bebas Sangkar atau Cage Free
Lagi Tren Minum Air Lemon Setiap Hari, Apa Sih Manfaatnya?