Gula Tambahan Bisa Berdampak Negatif untuk Kesehatan, Bagaimana dengan Pengganti Gula?

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 5 Desember 2023 | 08:00 WIB
Ilustrasi gula (freepik.com/fabrikasimf)
Ilustrasi gula (freepik.com/fabrikasimf)

Baca Juga: Yang Bikin Zee JKT48 Sempat Drop dan Sering Homesick saat Syuting Ancika 1995

Bagi kebanyakan perempuan, ini berarti sekitar 100 kalori atau 6 sendok teh gula setiap hari. Bagi laki-laki, jumlah tersebut setara dengan sekitar 150 kalori atau 9 sendok teh gula.

Bagaimana jika menggunakan pengganti gula?

Pengganti gula digunakan untuk meningkatkan rasa atau menambah rasa manis pada makanan dan minuman.

Produk ini biasanya memiliki kalori yang jauh lebih sedikit dan jauh lebih manis daripada gula. Artinya, kamu hanya membutuhkan jumlah yang sangat sedikit untuk mencapai tingkat kemanisan yang sama.

Pengganti gula biasanya terbuat dari tanaman atau bahan kimia. Beberapa secara umum diakui aman oleh Food and Drug Administration (FDA).

Baca Juga: Jangan Bicarakan Topik Ini Saat Menghadiri Acara Kantor, Kalau Tak Ingin Suasana Jadi Rusak

Ada juga pengganti gula yang tidak memerlukan persetujuan FDA karena kesepakatan umum di antara para ahli berkualifikasi, yang menyatakan bahwa bahan tersebut aman untuk digunakan dalam makanan dan minuman.

Sementara alkohol gula—yang tidak seperti pemanis buatan, merupakan senyawa yang muncul secara alami dalam beberapa makanan dan juga dapat diproduksi.

Senyawa ini memiliki struktur kimia yang mirip dengan gula, tetapi mengandung lebih sedikit kalori. Contohnya termasuk sorbitol, manitol, dan xylitol.

Ada beberapa jenis pengganti gula lainnya disetujui oleh FDA sebagai bahan tambahan makanan, termasuk pemanis buatan seperti:

  • Aspartam
  • Advantame
  • Neotame
  • Sukralosa
  • Sakarin
  • Acesulfame K

Baca Juga: 15 Miliarder Muda di Bawah Usia 30, 11 Di antaranya Mendapat Kekayaan dari Warisan Keluarga

Harus tetap berhati-hati menggunakan pengganti gula

Meskipun penggunaan pemanis buatan sudah disetujui, tetapi ada beberapa kekhawatiran yang terkait dengan jenis tertentu.

"Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pengganti gula tertentu dapat menyebabkan masalah kesehatan," kata Amy Shapiro, seorang ahli diet.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X