Benarkah Dikejar Deadline Saat Bekerja Bisa Membuat Karyawan Semakin Stres?

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Jumat, 1 Desember 2023 | 20:06 WIB
Ketika Deadline Menyapa: Cara Mengelola Stres di Lingkungan Kerja yang Kompetitif (pixabay.com)
Ketika Deadline Menyapa: Cara Mengelola Stres di Lingkungan Kerja yang Kompetitif (pixabay.com)

PejuangKantoran.com - Rasanya tidak ada pekerjaan yang tidak memiliki jangka waktu untuk selesai dikerjakan alias deadline. Bahkan, banyak karyawan takut dengan deadline dan merasa lebih stres karenanya.

Namun, ternyata deadline tidak seperti itu. Menurut penelitian terbaru dari University of Houston, Texas A&M, dan Polytechnic of Milano, tenggat waktu mungkin tidak membuat stres seperti yang diduga banyak orang.

Faktanya, para peneliti menemukan bahwa tingkat stres tinggi yang dialami oleh para pekerja, relatif konstan baik ketika mereka bekerja di dekat deadline atau tidak.

Baca Juga: Hari AIDS Sedunia, Harapan Mengatasi AIDS Lewat Komunitas

Dipimpin oleh Ioannis Pavlidis, profesor ilmu komputer dan direktur Laboratorium Komputasi Afektif dan Data di UH, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menyelidiki dampak deadline pada pekerjaan.

Penelitian dilakukan terhadap 10 peneliti yang dipantau menggunakan kamera miniatur yang ditempatkan di kantor universitas mereka untuk merekam fisiologi wajah, ekspresi, dan gerakan mereka secara diam-diam, selama berhari-hari.

Lewat kamera tersebut, aktivasi simpatik para peneliti serta indikator fisiologis gairah dan stres, diukur setiap detik melalui kuantifikasi tingkat keringat perinasal yang dicitrakan.

Baca Juga: Seru Banget, KVIBES.ID Sepanggung Bareng Dita Karang Secret Number di Forum Diplomatik 50 Tahun Indonesia-Korea Selatan

Apakah deadline meningkatkan tingkat stres?

Tidak seperti yang dibayangkan banyak orang, penelitian menemukan bahwa deadline tidak secara signifikan meningkatkan tingkat stres pada para peneliti.

"Perumpamaannya seperti ini, jika Anda sudah kehujanan deras sepanjang waktu, maka jika kehujanan lagi hal itu tidak akan membuat banyak perbedaan bagi karena Anda sudah basah kuyup,” jelas Ioannis

Hal ini sama seperti deadline yang ternyata tidak terlalu memiliki pengaruh terhadap tingkat stres para peneliti.

Menariknya, satu-satunya faktor yang disebut memperburuk aktivasi simpatik adalah penggunaan smartphone yang ekstensif dan membaca atau menulis secara produktif. Apalagi jika ini bagian penting dari pekerjaan yang tidak dapat dihindari.

Baca Juga: Rumor Jadi Kenyataan! Cha Eun Woo Resmi Jadi MC Golden Disc Awards 2024 bareng Sung Si Kyung

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: People Matters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X