PejuangKantoran.com - Kasus Covid-19 di Indonesia saat ini tengah meningkat pesat.
Berdasar data Kemenkes RI, data positif Covid-19 saat ini tercatat 336 orang positif. Selain itu ada 112 orang sembuh dan 2 orang meninggal.
Namun di tengah angka Covid-19 yang makin mengamuk, penyebaran penyakit lain seperti flu, pilek, dan batuk juga makin meningkat. Hanya saja ada berbagai gejala antara flu dengan Covid-19.
Batuk juga bisa menjadi salah satu gejala Covid-19 yang menyerang. Kalau kamu batuk dan punya gejala lainnya cobalah untuk melakukan tes swab.
Sayangnya, dalam jumlah kasus yang makin meningkat, ini tidak dibarengi dengan penyediaan kembali tes antigen dan PCR.
Baca Juga: Seperti Apa Busana untuk Wawancara Kerja yang Rapi tapi Tidak Berlebihan? Coba Tanya Ordal!
Hal ini dibuktikan sendiri oleh Pejuang Kantoran, saat mengalami demam tinggi, sakit tenggorokan, dan batuk, kami mencoba untuk melakukan isolasi mandiri dan mencoba untuk beristirahat.
Namun setelah minum obat warung penurun panas, demam pun reda, namun tidak semua gejala hilang. Setelah 2 hari, kami mencoba untuk mencari tempat untuk tes PCR atau antigen di daerah sekitar Bekasi.
Klinik pertama yang dihubungi adalah Prodia. Berdasarkan informasi via chat kontak, mereka masih memiliki layanan swab antigen. Tes ini dihargai Rp99 ribu untuk di pulau Jawa dan Rp109 ribu di luar Pulau Jawa.
Namun yang jadi perhatian adalah untuk melakukan tes ini mereka mewajibkan untuk membawa surat rujukan dokter dan tak bisa mandiri. Jika tidak memiliki surat rujukan dokter, klinik ini juga menyediakan layanan chat dengan dokter. Hanya saja untuk terhubung dan berkonsultasi dengan layanan dokter ini pun sangat lama.
Dihubungi pagi hari pukul 07.00 WIB hingga saat ini (20.16 WIB), tidak ada tanda-tanda dokter dari Prodia bakal menghubungi. Sehingga niat untuk tes di Prodia pun akhirnya batal.
Kemudian kami menghubungi klinik Kimia Farma. Hanya saja Klinik Kimia Farma di daerah terdekat kami ternyata tak punya layanan tersebut.
Salah satu rumah sakit di kawasan kuningan juga menyebut tak lagi punya layanan tersebut, dan tes-tes lab lainnya seperti Bumame di kawasan Kuningan pun juga tutup dan tak beroperasi.
Artikel Terkait
Coba Santap Makanan Ini Kalau Kamu Lagi Depresi dan Gampang Cemas
Bahaya Duduk Terlalu Lama Bisa Sebabkan Demensia, Mulai Sering Bergerak Yuk
Pernah Coba Jalan Mundur? Ternyata Ada Manfaatnya Buat Tubuh
Mau Mengurangi Konsumsi Gula? Ada 4 Pengganti Gula yang Direkomendasikan Para Ahli!
Ada Peningkatan Jumlah Kasus, Begini Gejala dan Cara Merawat Penderita COVID-19 Varian Terbaru
Meski Nikmat, Sarapan Kopi dan Telur Ternyata Tidak Disarankan. Ini Alasannya!
Selain Telur dan Kopi, Ini 4 Menu Makanan Lain yang Sebaiknya Tidak Dimakan Bersamaan
Orang Kantoran yang Doyan Tenis, Waspadai 5 Jenis Cedera Ini
Kena Dampak Duduk Terlalu Lama, Sinyal Pekerja Kantoran Butuh Fisioterapi
Separuh dari Pekerja Shift Malam Mengalami Masalah Kelainan Tidur, Kebanyakan Karyawan Muda