Di tengah Melonjaknya Kasus Covid-19 di Indonesia, Kok Susah Cari Tes PCR ?

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Jumat, 15 Desember 2023 | 21:00 WIB
ilustrasi tes antigen (Pixabay/Alexandra_Koch)
ilustrasi tes antigen (Pixabay/Alexandra_Koch)

PejuangKantoran.com - Kasus Covid-19 di Indonesia saat ini tengah meningkat pesat. 

Berdasar data Kemenkes RI, data positif Covid-19 saat ini tercatat 336 orang positif. Selain itu ada 112 orang sembuh dan 2 orang meninggal. 

Namun di tengah angka Covid-19 yang makin mengamuk, penyebaran penyakit lain seperti flu, pilek, dan batuk juga makin meningkat. Hanya saja ada berbagai gejala antara flu dengan Covid-19. 

Batuk juga bisa menjadi salah satu gejala Covid-19 yang menyerang. Kalau kamu batuk dan punya gejala lainnya cobalah untuk melakukan tes swab. 

Sayangnya, dalam jumlah kasus yang makin meningkat, ini tidak dibarengi dengan penyediaan kembali tes antigen dan PCR. 

Baca Juga: Seperti Apa Busana untuk Wawancara Kerja yang Rapi tapi Tidak Berlebihan? Coba Tanya Ordal!

Hal ini dibuktikan sendiri oleh Pejuang Kantoran, saat mengalami demam tinggi, sakit tenggorokan, dan batuk, kami mencoba untuk melakukan isolasi mandiri dan mencoba untuk beristirahat. 

Namun setelah minum obat warung penurun panas, demam pun reda, namun tidak semua gejala hilang. Setelah 2 hari, kami mencoba untuk mencari tempat untuk tes PCR atau antigen di daerah sekitar Bekasi. 

Klinik pertama yang dihubungi adalah Prodia. Berdasarkan informasi via chat kontak, mereka masih memiliki layanan swab antigen. Tes ini dihargai Rp99 ribu untuk di pulau Jawa dan Rp109 ribu di luar Pulau Jawa. 

Namun yang jadi perhatian adalah untuk melakukan tes ini mereka mewajibkan untuk membawa surat rujukan dokter dan tak bisa mandiri. Jika tidak memiliki surat rujukan dokter, klinik ini juga menyediakan layanan chat dengan dokter. Hanya saja untuk terhubung dan berkonsultasi dengan layanan dokter ini pun sangat lama.

Baca Juga: Mafia Bola Tak Lagi Sulit Disentuh, Erick Thohir: Bukti Jokowi dan Kapolri Serius Jalankan Amanat FIFA

Dihubungi pagi hari pukul 07.00 WIB hingga saat ini (20.16 WIB), tidak ada tanda-tanda dokter dari Prodia bakal menghubungi. Sehingga niat untuk tes di Prodia pun akhirnya batal.  

Kemudian kami menghubungi klinik Kimia Farma. Hanya saja Klinik Kimia Farma di daerah terdekat kami ternyata tak punya layanan tersebut. 

Salah satu rumah sakit di kawasan kuningan juga menyebut tak lagi punya layanan tersebut, dan tes-tes lab lainnya seperti Bumame di kawasan Kuningan pun juga tutup dan tak beroperasi. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X