Menurut Andrew, saat ini tidak ada bukti bahwa infeksi JN.1 berbeda dari varian COVID-19 sebelumnya dalam hal keparahan atau gejala penyakit. Maka dari itu, gejala JN.1 tampaknya mirip dengan varian lain, yang meliputi:
- Sakit tenggorokan
- Hidung mampet
- Hidung meler
- Batuk
- Kelelahan
- Sakit kepala
- Nyeri otot
- Demam atau menggigil
- Kehilangan indera perasa atau penciuman
Baca Juga: Apa Saja Tugas dan Pekerjaan Program Manager di Google? Apakah Prospek Karirnya Bagus?
Menurut CDC, jenis dan tingkat keparahan gejala biasanya lebih bergantung pada kesehatan dan kekebalan penderitanya, daripada varian yang menyebabkan infeksi.
"Virus ini beradaptasi, semakin baik dalam menginfeksi manusia dan menghindari kekebalan yang sudah ada sebelumnya dalam populasi. Namun, itu tidak mengubah gejala terlalu banyak," kata Andrew.
Para ahli juga mencatat bahwa sampai saat ini tidak ada bukti bahwa JN.1 menyebabkan infeksi yang lebih parah.
Apa yang harus dilakukan untuk mengantisipasi varian baru ini?
Varian JN.1 ini memang dikhawatirkan akan menjadi pemicu lonjakan kasus di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Untuk itu, Maxi meminta masyarakat untuk segera melengkapi vaksin COVID-19.
"Untuk itu, masyarakat diimbau untuk segera melengkapi dosis vaksin COVID-19. Segera datangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat di Puskesmas atau Kantor Kesehatan Pelabuhan, jangan ditunda-tunda," tegasnya.
Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk menggunakan masker saat sakit atau pada tempat umum yang beresiko penularan COVID-19, terutama untuk para lansia dan penyandang komorbid.
Ia menambahkan, "Segera periksakan diri jika sakit dan memiliki gejala COVID-19, seperti demam, batuk, pilek, sesak nafas. Dan kalau tes COVID-19 positif, maka lakukan isolasi." (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Pernah Coba Jalan Mundur? Ternyata Ada Manfaatnya Buat Tubuh
Ada Peningkatan Jumlah Kasus, Begini Gejala dan Cara Merawat Penderita COVID-19 Varian Terbaru
Meski Nikmat, Sarapan Kopi dan Telur Ternyata Tidak Disarankan. Ini Alasannya!
Selain Telur dan Kopi, Ini 4 Menu Makanan Lain yang Sebaiknya Tidak Dimakan Bersamaan
Orang Kantoran yang Doyan Tenis, Waspadai 5 Jenis Cedera Ini
Kena Dampak Duduk Terlalu Lama, Sinyal Pekerja Kantoran Butuh Fisioterapi
Separuh dari Pekerja Shift Malam Mengalami Masalah Kelainan Tidur, Kebanyakan Karyawan Muda
Di tengah Melonjaknya Kasus Covid-19 di Indonesia, Kok Susah Cari Tes PCR ?
Suka Mengantuk Tiap Pukul 15.00? Ini Trik untuk Mengatasi Rasa Lelah dan Meningkatkan Konsentrasi!
Ini Dia Tren Kecantikan 2024 yang Bakal Populer, Simak di Sini