“Sebagai seorang herbalis, saya sering berfokus pada bagaimana herbal dan pilihan gaya hidup dapat mendukung seseorang, bukan sekadar mengatasi penyakit atau gejala,” kata de la Forêt.
“Daripada berpikir, 'Herbal apa yang baik untuk batuk?' Pertanyaan saya sebagai seorang herbalis adalah 'Batuk apa yang diderita orang ini?
Dan bagaimana herbal dapat dipadukan dengan obat-obatan tersebut sehingga dapat mendukung penyembuhannya, bukan sekadar menekan gejalanya?'"
Robinett menggemakan filosofi ini, dan menambahkan, “semakin dekat kita menemukan akar permasalahan, mengobatinya, dan kemudian mencegahnya di masa depan, semakin dekat kita menuju kesehatan alami yang optimal.”
Artikel Terkait
Separuh dari Pekerja Shift Malam Mengalami Masalah Kelainan Tidur, Kebanyakan Karyawan Muda
Di tengah Melonjaknya Kasus Covid-19 di Indonesia, Kok Susah Cari Tes PCR ?
Suka Mengantuk Tiap Pukul 15.00? Ini Trik untuk Mengatasi Rasa Lelah dan Meningkatkan Konsentrasi!
Ini Dia Tren Kecantikan 2024 yang Bakal Populer, Simak di Sini
6 Makanan Sumber Kolagen Alami yang Bisa Bikin Kulit Kamu Jadi Awet Muda
COVID-19 varian JN.1 Sudah Masuk ke Indonesia, Apakah Berbahaya dan Apa Saja Gejalanya?
Tidak Tertutup Kemungkinan Pekerja Kantoran Ikut Olahraga Bela Diri Kickboxing
Rookie, Status untuk Pendatang Baru yang Bukan Main-main
Desember Harusnya Sudah Masuk Musim Hujan, Kenapa Cuaca Panas Lagi?
Orang Kantoran Sport Enthusiast Rentan Alami 4 Cedera Ini