Selain itu, mengutip dari laman health.detik.com, dokter spesialis kedokteran olahraga, dr. Andi Kurniawan, SpKO pun menjelaskan, sepatu lari yang dilengkapi dengan carbon plate lebih cocok digunakan oleh pelari yang berpengalaman, atau memiliki kemampuan lari yang mumpuni.
Mengingat, sepatu karbon memang dirancang untuk pelari yang ingin meningkatkan kecepatan saat sedang berkompetisi.
Lantas, apa yang terjadi jika digunakan oleh pelari yang belum “ahli”? Dikhawatirkan, penggunaan sepatu lari yang dilengkapi dengan carbon plate dapat meningkatkan potensi cedera.
Apabila benar-benar ingin menggunakannya, boleh saja. Tapi disarankan untuk meningkatkan kemampuan dan bentuk kaki terlebih dahulu sebelum memutuskan berlari menggunakan sepatu dengan carbon plate.
Dengan begitu risiko cedera akibat penggunaan sepatu karbon bisa diminimalkan.
Jadi, jangan asal ikut-ikutan beli sepatu lari berfitur canggih ya! Sesuaikan dengan kemampuan lari kita adalah hal yang mendasar.
***
Artikel Terkait
Ibnu Jamil Bangga Bisa Perbaiki Personal Best-nya di Tokyo Marathon
Ultramarathon, Nomor Lari Marathon Terlaris untuk Tujuan Amal di Indonesia