PejuangKantoran.com - Jalan kaki adalah cara yang mudah dan praktis untuk aktif bergerak, yang juga memberikan berbagai manfaat kesehatan fisik dan mental.
Ditambah lagi, olahraga ini memiliki dampak dan intensitas rendah, yang berarti menjadi bentuk latihan yang dapat dilakukan setiap hari tanpa terlalu membebani tubuh.
Salah satu keuntungan melakukan olahraga jalan kaki adalah kamu tak perlu membeli perlengkapan khusus, cukup sepasang sepatu.
Namun, jika kamu berkomitmen untuk melakukan rutin olahraga jalan kaki secara konsisten, sebaiknya pertimbangkan jenis sepatu yang akan dikenakan.
“Memiliki sepatu jalan kaki yang tepat dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam hal kenyamanan, pencegahan cedera, dan kinerja keseluruhan selama latihan jalan kaki,” kata Dr. Arti Karmur, ahli penyakit kaki dan ahli bedah kaki.
Sepasang sepatu berjalan yang tepat akan memberi kamu dukungan, stabilitas, dan bantalan yang tepat untuk mencegah masalah seperti plantar fasciitis, nyeri lutut, dan ketidakstabilan pergelangan kaki.
Baca Juga: 7 Tanda Kamu Mengalami Money Dysmorphia, Gara-gara Selalu Membandingkan dengan Orang Lain
Perbedaan sepatu jalan dengan sepatu lari
Sepatu lari biasanya terbuat dari bahan yang menyerap keringat dan breathable, sedangkan sepatu jalan kaki terbuat dari bahan yang lebih tahan lama seperti kulit.
“Banyak pejalan kaki yang memilih sepatu lari karena kemampuannya untuk bernapas lebih baik dan bobotnya yang lebih ringan,” jelas Kaleigh Ray, seorang ahli fisiologi olahraga bersertifikat.
Namun ada perbedaan penting antara sepatu lari dan sepatu jalan di luar bahannya.
Ketika berlari, kedua kaki meninggalkan tanah pada setiap langkah, yang menyebabkan gaya benturan yang lebih tinggi saat mendarat. Itulah sebabnya sepatu lari memiliki sol yang sangat empuk.
Perbedaan inilah alasan sepatu jalan kaki memiliki sol yang lebih datar, yang memberikan stabilitas lebih dan tak menyebabkan kamu tersandung.
Di sisi lain, sepatu jalan kaki memiliki bantalan yang dirancang untuk gerakan yang berdampak lebih rendah, terutama di bagian tumit dan tengah kaki.
Artikel Terkait
RS Gading Pluit Hadirkan Alat Deteksi Kanker Generasi Terbaru, Lebih Akurat dan Presisi
Terbangun Tengah Malam Ternyata Bisa Bikin Pikiran Lebih Kreatif, Mengapa Bisa Begitu?
Besok Sudah Ngantor Lagi, Ini 8 Trik Membangun Kebiasaan Bangun Pagi dan Jadi Morning Person
Ternyata, Menguap Bisa Jadi Tanda Bahaya yang Nggak Kamu Sadari
Buat yang Lagi Diet: Intermittent Fasting Lebih Efektif dari Sekadar Mengurangi Kalori?
7 Makanan yang Ternyata Lebih Sehat dari yang Kamu Kira
Teh Terbaik Buat Bikin Kamu Lebih Santai (Dan Ternyata Bukan Chamomile!)
Aktif Olah Raga dan Gaya Hidup Sehat Tapi Berisiko Kena Penyakit Jantung? Ini Faktor-faktornya!
5 Kategori Olah Raga Yang Tidak Aman Bagi Jantung yang Wajib Kamu Hindari!
7 Penyebab Umum Punggung Terasa Sakit atau Nyeri saat Bangun Tidur, Apa Iya Karena Usia?