Bagi Pelari Pemula, Berikut Ini Ciri-Ciri Sepatu Easy Run dan Tips Untuk Memilihnya Agar Tidak Salah

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 28 Juni 2025 | 13:15 WIB
Pilihlah sepatu easy run yang meminimalkan stres biomekanik, bukan mendorong performa maksimal.  (Google Gemini)
Pilihlah sepatu easy run yang meminimalkan stres biomekanik, bukan mendorong performa maksimal. (Google Gemini)

Secara umum, RRCA menekankan pentingnya kenyamanan, bantalan, dan kesesuaian individu dalam memilih sepatu lari. Sedangkan AAPSM menyarankan pelari memilih sepatu berdasarkan tipe kaki (netral/pronasi), permukaan lari, dan volume latihan.

Tips memilih sepatu untuk easy run:

  • Coba langsung kalau bisa, pastikan ukuran pas dan tidak menekan jari kaki;
  • Cek ulasan tentang cushioning dan kenyamanan;
  • Ganti sepatu lari tiap 500–800 km pemakaian;
  • Jangan pakai sepatu lari tipis (racing flat atau carbon plate) untuk easy run.

Catatan tambahan: Easy run bukan soal kecepatan. Oleh karena itu, sepatu harus meminimalkan stres biomekanik, bukan mendorong performa maksimal. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X