Pejuangkantoran.com - Ada kalanya kamu merasa khawatir, takut salah, takut tidak bisa perform saat presentasi, dan sebagainya. Perasaan insecure ini secara psikologi memang kadang kamu alami ketika kamu merasa tidak mampu menghadapi situasi tertentu.
Umumnya, perasaan insecure ini akan dicirikan dengan merasa tidak cukup baik, membandingkan diri dengan yang lain, meragukan keputusan atau kemampuan sendiri, dan sebagainya.
Menurut American Psychological Association (APA) dalam APA Dictionary of Psychology, perasaan insecure itu sebenarnya wajar.
Menurut APA, perasaan insecure itu adalah perasaan cemas, atau kurang percaya diri, dan pada umumnya dianggap sebagai keadaan emosional yang normal ketika seseorang menghadapi ancaman atau keraguan diri.
Misal, dalam konteks pekerjaan, ketika untuk pertama kalinya seorang karyawan harus presentasi kepada klien, untuk pertama kalinya seseorang harus berpidatio di depan umum, dan sebagainya.
Jadi, perasaan ini menjadi wajar ketika muncul saat situasi tertentu yang menantang, intensitasnya ringan dan tidak mengganggu kegiatan harian, durasinya tidak lama, tidak memengaruhi cara pandang terhadap diri sendiri secara ekstrem, dan terjadi hanya pada saat tertentu dan tidak rutin setiap hari.
Baca Juga: Pria yang Insecure dengan Jabatannya Sering Flirting Di Kantor demi Kemajuan Kariernya
Kapan Insecure Menjadi Tidak Wajar?
Namun, perasaan insecure ini menjadi tidak wajar apabila terjadi seperti berikut ini:
1. Muncul terus-menerus (kronis)
Jika hampir setiap hari merasa hal berikut ini, tandanya insecure sudah mengakar:
- tidak cukup;
- takut salah;
- takut dinilai;
- takut menghadapi situasi sederhana.
2. Mengganggu pekerjaan, hubungan, atau fungsi sehari-hari
Menurut Pauline Rose Clance dan Suzanne A. Imes (psikolog klinis Amerika yang pertama kali memperkenalkan konsep Impostor Phenomenon) menyebutkan bahwa jika rasa tidak layak sudah menghambat performa, itu sudah tidak adaptif, insecure sudah dianggap sebagai tidak wajar (sering disebut impostor syndrome).
Misalnya:
Artikel Terkait
Coba Santap Makanan Ini Kalau Kamu Lagi Depresi dan Gampang Cemas
Stuck dengan Pekerjaan? Jangan Dibiarkan karena Bisa Timbulkan Masalah Fisik dan Psikologis
Jangan Cuma Merasa Khawatir, Mulai Antisipasi dengan Langkah Proaktif Ini untuk Hadapi Ancaman PHK
Jangan Takut untuk Bilang ‘Tidak Setuju’, Ini Cara Elegan Menyampaikan Perbedaan Pendapat di Kantor
Ketika Menghadapi Tekanan Pekerjaan di Lingkungan Kantor, Terapkan Emotional Resilience !
Lampu Merah Ketika Karyawan Kantor Didominasi Cenderung Takut Salah dan Saling Menyalahkan!