Pejuangkantoran.com – Semoga kamu belum pernah mendengar kalimat yang kurang lebih bunyinya seperti ini di kantor, “Jangan sampai salah, ya, bikin malu Perusahaan.”
Ini kalimat yang sering kali muncul dari atasan atau pimpinan yang terkesan wajar, namun sebenarnya bisa menjadi indikasi adanya performance-avoidance climate.
Dalam konteks pekerjaan/kantor, performance-avoidance climate adalah iklim kerja di mana karyawan lebih berfokus untuk menghindari terlihat gagal, tidak kompeten, atau tampil lebih buruk daripada orang lain, daripada berfokus untuk berkembang atau menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Intiinya ini adalah suasana kantor yang membuat karyawan takut terlihat, buruk, takut salah dan gagal yang mendorong mereka untuk lebih fokus menghindari hal-hal yang terlihat salah tersebut dibanding berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan sebaik-baiknya.
Konsep ini berasal dari Achievement Goal Theory (AGT) yang dikembangkan oleh Carole Ames, John Nicholls, serta dilanjutkan oleh Andrew Elliot dan Carol Dweck.
Baca Juga: 5 Ciri-ciri Bos Toxic yang Bikin Kamu Nggak Berkembang di Kantor
Dalam AGT, iklim untuk kontekstual kerja dipengaruhi oleh tujuan yang ditekankan dalam lingkungan, apakah orientasinya karyawan paham permasalahan dan menguasai persoalan (mastery) atau cenderung ke performance (tampilan).
Di dalam performance goals, ada dua jenis, yaitu performance-approach goals, ketika seseorag ingin terlihat unggul dan performance-avoidance goals, ketika seseorang cenderung ingin menghindari terlihat buruk.
Performance-avoidance climate merujuk pada lingkungan yang mendorong tipe kedua ini.
Performance-avoidance climate adalah lingkungan kerja. Sebuah lingkungan kerja dianggap seperti ini bila:
- Orang takut salah atau takut dikritik.
- Kesalahan dilihat sebagai kelemahan, bukan kesempatan belajar.
- Karyawan enggan bertanya karena takut dianggap tidak kompeten.
- Penilaian/pengecekan kinerja sangat menekankan ranking atau perbandingan antarkaryawan.
- Manajer sering menyoroti siapa yang “kurang bagus”.
- Budaya “asal aman”, bukan berinovasi.
Penyebabnya Apa?
Penyebab performance-avoidance climate adalah dari kombinasi faktor organisasi, gaya manajemen, dan psikologis sosial. Dalam teori Achievement Goal Theory (AGT) iklim seperti ini terbentuk ketika lingkungan lebih menekankan “jangan salah”, “jangan terlihat buruk”, dan “jangan gagal”, dibanding “ayo berkembang” atau “ayo belajar”.
Berikut ini penyebab-penyebab utamanya:
Artikel Terkait
4 Pertanyaan untuk Merespons Feedback Atasan saat Performance Reviews biar Nggak Bikin Demotivasi
Menjaga Persaingan Sehat di Kantor, Bisa Jadi Motivasi atau Justru Bikin Stres?
Time Management Itu Nggak Gampang, Ini 7 Keterampilan Manajemen Waktu dan Organisasi yang Bikin Hidup Lebih Teratur
Karyawan dengan Kinerja yang Baik Belum Tentu Jadi Pemimpin Hebat. Apa yang Salah?
Hati-Hati, Ini 9 Tanda Rekan Kerja Diam-diam Ingin Merusak Reputasi Kamu di Tempat Kerja!
Waspada Dengan Perilaku Menjatuhkan di Tempat Kerja. Kenali Tanda-Tandanya dan Cara Mengatasinya!