Bisa Menular Lebih Cepat daripada Influenza Biasa, Benarkah Risiko Kematian Superflu Lebih Tinggi?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 3 Januari 2026 | 19:30 WIB
Ilustrasi: Benarkah virus influenza tipe A subvarian H3N2 dengan subclade K atau yang dikenal sebagai superflu punya risiko kematian lebih tinggi? (Freepik/Pressfoto)
Ilustrasi: Benarkah virus influenza tipe A subvarian H3N2 dengan subclade K atau yang dikenal sebagai superflu punya risiko kematian lebih tinggi? (Freepik/Pressfoto)

Ia menjelaskan, flu biasa umumnya hanya menyebabkan hidung meler dan nyeri tenggorokan ringan. Sedangkan gejala superflu ditambah sakit kepala, nyeri otot, demam tinggi, dan badan terasa lemas.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: MetroTV News, BBC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X