Mengapa GERD Sering Dialami oleh Karyawan di Tempat Kerja? Kenali Faktor Risiko dan Gejalanya!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 27 Januari 2026 | 15:32 WIB
Ilustrasi: Ada beberapa faktor risiko yang ikut meningkatkan kasus GERD di kalangan karyawan. (Freepik/Stockking)
Ilustrasi: Ada beberapa faktor risiko yang ikut meningkatkan kasus GERD di kalangan karyawan. (Freepik/Stockking)

Faktor lain yang juga meningkatkan risiko GERD antara lain kelebihan berat badan, konsumsi alkohol, kehamilan, kebiasaan merokok atau terpapar asap rokok, serta riwayat asma.

Gejala GERD

Gejala GERD yang dirasakan tidak hanya mengganggu, tetapi juga bisa menurunkan konsentrasi dan menghambat aktivitas kerja. Umumnya penderita akan mengalami keluhan seperti:

Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Ini 9 Jenis Pakaian yang Sebaiknya Tidak Dibeli dengan Cara Thrifting

• Rasa terbakar di dada (heartburn),
• Nyeri dada,
• Sulit menelan,
• Asam lambung yang naik ke mulut,
• Produksi air liur berlebih secara tiba-tiba,
• Sakit tenggorokan kronis,
• Sensasi seperti ada benjolan di tenggorokan.

Masalahnya, GERD bukan hanya soal rasa tidak nyaman. Jika dibiarkan tanpa penanganan, penyakit ini bisa berkembang menjadi kondisi medis yang lebih serius.

Salah satunya esofagitis, peradangan pada kerongkongan yang menyebabkan nyeri saat menelan. GERD juga memicu luka pada kerongkongan (ulkus esofagus) yang menimbulkan mual dan nyeri dada.

Baca Juga: 8 Langkah yang Membuat Durasi Jam Kerja Kantoran 8 Jam Menjadi Efektif dan ProduktiF

Dalam jangka panjang, paparan asam lambung ini bisa membentuk jaringan parut yang menyempitkan kerongkongan, yang disebut esophageal stricture.

Sementara itu, asam lambung yang naik bisa memengaruhi mulut, tenggorokan, dan paru-paru. Beberapa komplikasi tambahan yang sering terjadi antara lain asma, batuk kronis, suara serak, radang pita suara, gigi berlubang, bau mulut, rasa pahit di mulut, serta pengikisan enamel gigi.

Betapa nggak nyamannya kalau semua keluhan itu terjadi saat kamu bekerja!

 

 

Kalau kamu mengalami gejala GERD yang berulang, jangan tunggu sampai parah. Segera konsultasi dengan dokter. Jika keluhan ini berhubungan langsung dengan lingkungan atau pola kerja, sembuhkan sampai tuntas agar tidak mengganggu produktivitas kamu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Hermina Hospitals, Workplacelawyers.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X