Pejuangkantoran.com – Orang Indonesia itu tidak bisa lepas dari karbohidrat sebagai sumber makanan.
Menurut Buletin Konsumsi Pangan Vo. 15 No. 1 Tahun 2024 dari satudata.pertanian.go.id, menyebutkan bahwa sumber utama konsumsi kalori penduduk Indonesia adalah dari kelompok padi-padian (nasi) yang mencapai 40,32% di tahun 2023.
Karbohidrat memang sering dijadikan “kambing hitam” kenaikan berat tubuh seseorang. Padahal sebenarnya faktor untuk itu banyak.
Selain karena input karbohidrat yang dengan tidak diimbangi pembakaran kalori dengan aktivitas fisik, kita sering menyertakan nasi dengan gorengan (lemak tinggi) dan umum mengonsumsi karbohidrat (nasi) dalam porsi yang besar dan mengkahir dengan minuman manis.
Kebiasaan mengonsumsi nasi seperti ini kerap menjadi “kambing hitam” di saat puasa Ramadhan. Ini karena pola makan “balas dendam” saat berbuka puasa dan “menimbun” makanan dalam tubuh saat sahur dengan dalih menjaga tenaga seharian untuk bekerja.
Baca Juga: Strategi Makan Buah Saat Sahur dan Buka Puasa Ramadhan untuk Mengelola Berat Badan Kamu
Dan kebiasaan seperti ini yang menjadi salah satu faktor penyebab berat badan justru meningkat seusai puasa Ramadhan.
Selain sebaiknya tetap beraktivitas yang proporsional, mengasup karbohidrat yang tepat serta secukunya, juga diperlukan agar berat badan kamu tetap terjaga selama puasa Ramadhan.
Ada sumber karbohidrat sehat untuk sahur dan buka puasa yang direkomendasikan. Karbohidrat kompleks dianjurkan karena dicerna lebih lambat.
Ini karena karohidrat kompleks memberikan energi bertahan lama, membantu kenyang lebih lama, dan membantu menjaga gula darah lebih stabil (baik untuk berat badan).
Contoh sumber karbohidrat sehat:
- Nasi merah: lebih tinggi serat dibanding nasi putih, sehingga energi bertahan lebih lama.
- Oatmeal / gandum utuh (whole grains): karbohidrat kompleks tinggi serat.
- Roti gandum utuh: pilihan karbohidrat dengan indeks glikemik lebih rendah.
- Ubi jalar / kentang rebus: sumber karbo yang kaya serat dan nutrisi.
- Quinoa atau biji-bijian lain (alternatif nasi): lebih tinggi protein dan serat.
- Kacang-kacangan dan lentil: karbo plus serat plus protein nabati.
- Buah-buahan utuh (pisang, apel, kurma) sebagai sumber karbohidrat alami dan serat.
Baca Juga: Jangan Jauhi Karbohidrat Hanya Karena Takut Obesitas Sebab Nutrisi Ini Banyak Fungsinya Bagi Tubuh
Karbohidrat kompleks seperti di atas membantu merasa kenyang lebih panjang sehingga lebih mudah mengontrol porsi makan dan menghindari konsumsi berlebihan saat buka.
Dengan begitu, mengonsumsi karbohidrat kompleks bisa membantu menjaga atau menurunkan berat badan.
Artikel Terkait
15 Ucapan Berbuka Puasa yang Indah dan Punya Makna Mendalam
Tips Melakukan Aktivitas Ringan di Kursi Kerja Saat Puasa Ramadhan Agar Kantuk dan Lemas Hilang
Tiga Poin Penting Dalam Mencegah dan Mengurangi Bau Mulut Saat Menjalani Puasa Ramadhan
Penyebab Sakit Kepala Saat Kamu Menjalani Puasa Ramadhan dan Cara Mengatasinya
5 Manfaat Mengetahui Body Mass Index, Terutama Bagi Kamu yang Sedang Menjalani Diet
7 Jenis Roti Paling Sehat yang Direkomendasikan Ahli Gizi, Cocok Buat Sarapan dan Diet