Profesi dan Keahlian Teknis yang Bisa Menentukan Adanya Hilal atau Bulan Baru

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 17 Februari 2026 | 17:10 WIB
Ilustrasi profesi ahli astronomi, sebagai salah satu ahli yang bisa menentukan adanya hilal (bulan baru). (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Ilustrasi profesi ahli astronomi, sebagai salah satu ahli yang bisa menentukan adanya hilal (bulan baru). (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

a. Astronom Teoretis / Astrofisikawan

  • Menghitung konjungsi (ijtima’), elongasi, tinggi bulan (altitude), azimut, iluminasi.
  • Menggunakan model astronomi dan software ephemeris.

b. Ahli Falak Komputasional

  • Spesialis perhitungan kalender Islam.
  • Mengembangkan algoritma dan perangkat lunak hisab.
  • Di Indonesia, pendekatan hisab murni banyak dipakai oleh Muhammadiyah (menggunakan kriteria wujudul hilal).

Baca Juga: Penyebab Sakit Kepala Saat Kamu Menjalani Puasa Ramadhan dan Cara Mengatasinya

c. Akademisi / Dosen Astronomi atau Ilmu Falak

  • Mengajar, meneliti, dan menyusun standar kriteria visibilitas hilal.
  • Banyak berasal dari perguruan tinggi keagamaan atau sains.

Selain keahlian teknis dan ilmiah, penentuan hilal tetap memerlukan pihak-pihak otoritatif yang biasanya bersifat administratif dan relejius. Pihak yang berwenang dalam hal ini adalah Menteri Agama dan Majelis Ulama? Dewan Fatwa.

Di Indonesia, Kementarian Agama RI akan menetapkan melalui sidang itsbat, sementara Majelis Ulama / Dewan fatwa akan memberikan pertimbangan syariah. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X