bugar

Gula Tambahan Bisa Berdampak Negatif untuk Kesehatan, Bagaimana dengan Pengganti Gula?

Selasa, 5 Desember 2023 | 08:00 WIB
Ilustrasi gula (freepik.com/fabrikasimf)

PejuangKantoran.com -  Hati-hati jangan mengonsumsi berlebihan karena gula tambahan dalam makanan dapat berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan. Tapi bagaimana dengan pengganti gula?

Pengganti gula seringkali dianggap lebih aman daripada gula tambahan. 

Pengganti gula juga bisa berdampak pada kesehatan. Sebenarnya, bagaimana caranya gula tambahan bisa berdampak pada kesehatan?

Ini karena gula tambahan, seperti namanya, merupakan jenis gula yang ditambahkan selama pemrosesan makanan. Hal ini bisa berakibat pada obesitas dan diabetes.

Baca Juga: Apa Itu Asam Sulfat yang Disebut Gibran Harus Dipenuhi Ibu Hamil? Padahal Ini Asam Berbahaya!

Gula tambahan biasa ditemukan dalam pemanis kemasan, sirup dan madu, serta jus buah atau sayuran pekat.

Sementara gula alami yang ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, atau produk susu tidak dianggap sebagai gula tambahan. Tidak seperti gula tambahan, saat ini tidak ada rekomendasi jumlah total gula alami yang harus konsumsi per hari.

Gula tambahan sering ditemukan pada produk-produk berikut ini:

  • Soda
  • Minuman olahraga
  • Makanan yang dipanggang
  • Kue kering
  • Kue
  • Permen
  • Sereal sarapan
  • Sirup atau topping

Baca Juga: Nyesek, Miliarder Hong Kong Ini Pilih Orang Lain untuk Meneruskan Bisnis Keluarga daripada Anaknya Sendiri

Dampak negatif terlalu banyak mengonsumsi gula tambahan

Mengonsumsi gula tambahan dalam jumlah tinggi dapat berdampak negatif pada kesehatan dan berkontribusi pada peradangan kronis, serta meningkatkan risiko menderita diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Ini karena dapat gula tambahan dapat membebani hati.

Selain itu, asupan gula tambahan yang berlebihan, terutama yang ditemukan dalam minuman manis, dapat menyebabkan kenaikan berat badan dengan mematikan sistem pengontrol nafsu makan tubuh.

Hal ini membuatmu jadi lebih mudah untuk mengonsumsi minuman berkalori tinggi tanpa merasa kenyang.

American Heart Association merekomendasikan untuk membatasi asupan gula tambahan hingga kurang dari 6% dari total kalori per hari.

Halaman:

Tags

Terkini