Alasannya jelas, yaitu karena berjalan kaki memberikan dampak yang lebih kecil dibandingkan berlari.
Dengan bantalan yang lebih sedikit, kamu akan mendapatkan stabilitas yang lebih baik, penyangga lengkungan yang lebih kuat, dan keselarasan yang lebih baik sehingga akan merasa nyaman berjalan lebih lama.
Perhatikan ini saat memilih sepatu untuk jalan kaki
American Academy of Podiatric Sports Medicine (AAPSM) mengatakan bahwa sepatu jalan kaki harus memberikan stabilitas dari sisi ke sisi, bantalan yang memadai, dan memungkinkan langkah yang mulus.
“Saya selalu menyarankan sepatu yang lebih rendah, tidak terlalu empuk, dan berbentuk kaki,” kata Dr. Milica McDowell, ahli fisiologi olahraga dan dokter fisioterapi.
Ia juga menyarankan untuk memilih sepatu jalan kaki dengan ujung yang lebar, serta yang lebih tipis dan tidak terlalu empuk dibandingkan dengan sepatu lari.
Namun, faktor yang paling penting adalah memastikan untuk tidak memakai sepatu yang sudah terlalu usang sehingga tidak lagi mendukung kaki.
Baca Juga: 3 Contoh Jawaban Saat Ditanya Tentang Gaji. Tunjukkan Rasa Percaya Diri Untuk Negosiasi!
“Ketika kamu memakai sepatu rusak, terutama di area yang memberikan lebih banyak tekanan dengan kaki, ini mungkin memperburuk rasa sakit dan nyeri pada kaki karena tidak memiliki bantalan yang dibutuhkan,” Ray memperingatkan.
Mengganti sepatu setiap 480 – 800 km adalah aturan praktis yang baik dan juga AAPSM merekomendasikan untuk menghindari sepatu yang terlalu murah.