Jadi ketika sepatu lari semacam ini untuk dipakai aktivitas kantor yang lebih sering duduk (atau sekadar jalan kaki ringan), sudah lebih dari cukup.
- Durabilitas
Namun ada sejumlah kekurangan jika sepatu lari digunakan untuk harian. Harus diingat, midsole sepatu lari itu dirancang hanya untuk penggunaan 500-800 kilometer lari.
Selain itu, sepatu lari tidak dirancang untuk gerakan lateral (banyak gerak ke segala arah) dan tidak dirancang untuk dipakai berdiri lama statis di lantai keras.
Jika dipakai harian, maka bisa membuat kompresi foam cepat menurun, dan mengakibatkan energi pantul (energy return) sepatu menurun. Tentu saja ini hal yang merugikan performa larimu.
Baca Juga: Bahaya Menggunakan Sepatu Lari yang Sudah Tidak Layak Pakai. Berikut Ciri-ciri Sepatunya!
- Tampilan Formalitas
Sepatu lari umumnya warnanya cerah, terang, dan colorful. Ini bukan tanpa arti, karena dari sisi safety, dengan memakai warna “ngejreng” membuat pelari yang sedang latihan di jalan raya lebih mudah terlihat.
Warna-warna ini belum tentu sesuai dengan peran dan formalitas kantor kamu. Bagi kantor yang lebih santai, seperti rumah produksi, agensi periklanan, rumah kreatif, dan sejenisnya yang semiformal, sepatu warna-warni terkadang malah menjadi identitas karyawan di situ.
Kesimpulannya, jika kamu karyawan kantor yang semiformal, aktivitas kamu selama kerja banyak berjalan, tidak perlu tampilan resmi, sah-sah saja mengenakan sepatu lari untuk bekerja di kantor. ***