4 Bahaya yang Mengancam Saat Kamu Mengenakan Sepatu Lari yang Sudah Tidak Layak

photo author
- Sabtu, 27 Desember 2025 | 09:11 WIB
Sepatu lari yang sudah aus dan tidak layak, berbahaya untuk digunakan.Pejuangkantoran.com/Made with Google AI (Sepatu lari yang sudah aus dan tidak layak, berbahaya untuk digunakan.Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Sepatu lari yang sudah aus dan tidak layak, berbahaya untuk digunakan.Pejuangkantoran.com/Made with Google AI (Sepatu lari yang sudah aus dan tidak layak, berbahaya untuk digunakan.Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Sangat berbahaya mengenakan sepatu yang sudah tidak layak untuk easy run hingga race day. Seperti kita tahu, ada sejumlah tanda bahwa sepatu lari tersebut sudah tidak layak untuk digunakan.

Menurut pengalaman, secara milage, sepatu sudah tidak layak untuk digunakan lagi jika sudah menempuh jarak 500-700 kilometer. Atau bisa juga ketika sudah ada indikator di sepatu yang menunjukkan ketidak layakan itu.

Intinya, sepatu yang sudah tidak layak itu sebaiknya tidak dipakai karena berbahaya.

Memakai sepatu lari yang sudah tidak layak pakai, baik untuk easy run, daily training, maupun race day, bisa menimbulkan risiko yang nyata dan progresif.

Risikonya bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut biomekanika, efisiensi energi, dan cedera. Penjelasannya sebagai berikut.

1. Hilangnya fungsi peredaman (cushioning)

Apa yang terjadi

  • Midsole (EVA/PEBA/PU) telah mengalami compression set sehingga tidak kembali ke bentuk semula.
  • Daya serap benturan menurun signifikan meskipun sepatu masih tampak “utuh”.

Risiko

  • Benturan langsung ke sendi (pergelangan kaki, lutut, pinggul).
  • Peningkatan risiko:
    • Shin splints;
    • Nyeri lutut (patellofemoral pain);
    • Nyeri pinggul dan punggung bawah.

Baca Juga: Bahaya Menggunakan Sepatu Lari yang Sudah Tidak Layak Pakai. Berikut Ciri-ciri Sepatunya!

Implikasi per jenis lari

  • Easy run: cedera bersifat kumulatif (overuse).
  • Daily training: beban repetitif mempercepat inflamasi jaringan.
  • Race day: benturan lebih besar karena pace lebih cepat, sehingga berisiko akut.

2. Ketidakstabilan kaki dan perubahan biomekanika

Apa yang terjadi

  • Midsole aus tidak merata (sering di sisi lateral tumit).
  • Heel counter melemah, upper tidak lagi mengunci kaki dengan baik.

Risiko

  • Perubahan pola tumpuan tanpa disadari.
  • Kompensasi otot dan sendi, menyebabkan cedera sekunder.

Cedera yang sering muncul:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X