- Nutrisi tidak mendukung
Asupan itu ibaratnya bahan bakar tubuh untuk beraktivitas. Dan jika “bahan bakar”-nya asal-asalan, misalnya proteinnya kurang, terlalu sedikit makan, dan recovery meal diabaikan, jelas bisa membuat tubuh kamu tidak berkembang.
Cara Mengatasi Plateau
Jika kamu mengalami plateau, tidak perlu putus asa dan berhenti latihan. Plateau itu bisa terjadi pada semua pelari mulai dari yang pemula, intermediate, bahkan elite marathoner seperti Eliud Kipchoge pun pernah mengalaminya.
Plateau bukan berati kamu gagal meskipun sudah menjalani latihan. Tubuh kamu hanya perlu sejumlah langkah berikut ini:
- Perbaiki recovery
Memperbaiki recovery sering kali menjadi solusi terbesar. Fokus pada kualitas tidur, asupan protein, hidrasi, dan makan setelah lari.
- Variasikan latihan
Lakukan variasi pada latihanmu, contoh easy run, interval, long run, hill training, recovery run.
Baca Juga: Strength Training Penting Untuk Kesehatanmu. Berikut Contoh Latihan Untuk Usia 20-40 Tahun
- Tambahkan strength training
Sisipkan strength training di antara latihan larimu, minimal squat, calf raise, glute exercise, core training.
- Tambahkan recovery week
Terkadang solusi plateau justru mengurangi intensitas sementara bukan dengan menambah latihan.
- Naikkan progres secara bertahap
Naikkan progres latihanmu secara bertahap. Gunakan prinsip overload kecil, namun dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Tetap semangat, ya! ***