Gorengan yang Tak Boleh Lagi Dikonsumsi Kalau Ingin Menurunkan Berat Badan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 20 Desember 2022 | 10:18 WIB
Ilustrasi: Ada jenis gorengan yang tidak boleh dikonsumsi lagi jika ingin menurunkan berat badan, terutama di usia 40. (Pexels/Shantanu Pal)
Ilustrasi: Ada jenis gorengan yang tidak boleh dikonsumsi lagi jika ingin menurunkan berat badan, terutama di usia 40. (Pexels/Shantanu Pal)

PejuangKantoran.com - Penurunan berat badan menjadi lebih sulit seiring bertambahnya usia, terutama bagi kaum perempuan. Salah satu penyebabnya karena metabolisme kita secara alami mulai melambat. Untungnya, metabolism bisa kita tingkatkan lagi bahkan di atas usia 40, yaitu mengurangi konsumsi gorengan.

Rata-rata gorengan yang gurih memang merugikan untuk kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering. Namun ada jenis gorengan yang tidak boleh dikonsumsi lagi kalau kita memasuki umur 40 tahun.

Catherine Gervacio, ahli diet dan penulis nutrisi untuk Living.Fit, berbagi rahasia tentang gorengan yang tidak boleh dikonsumsi lagi agar metabolisme tubuh kita meningkat.

Baca Juga: Khasiat Anggur untuk Melawan Berbagai Penyakit Tak Perlu Diragukan Lagi!

French fries
Rasanya semua orang sudah tahu, tetapi kita tetap saja mengabaikannya: kentang goreng yang sering dijual di resto fast food itu tidak baik untuk kita —terutama jika kita ingin menurunkan berat badan.

Kudapan yang digoreng, gurih, dan lezat ini bisa memperlambat metabolisme dan akhirnya memicu penambahan berat badan yang tidak diinginkan jika dikonsumsi terlalu sering.

Dalam skala yang lebih besar, terlalu sering menikmati french fries dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan mulai dari penyakit jantung, diabetes hingga kanker.

Hal ini sebagian disebabkan karena makanan ini tinggi kadar lemak dan kalorinya, namun hampir tidak mengandung nilai gizi.

Baca Juga: Awas Microsleep! Ini 5 Cara Jaga Kesehatan Tubuh Kalau Begadang Nonton Final Piala Dunia

“Tidak hanya tinggi lemak —kentang goreng juga makanan yang berkalori kosong, yang berarti tidak mengandung nutrisi yang substansial. Mereka hanya memberi kalori, yang tidak akan membantu manajemen berat badan dan kesehatan secara umum,” jelas Gervacio.

Sayangnya, camilan olahan seperti ini hanya butuh sedikit energi untuk diproses oleh tubuh —yang berarti camilan tersebut bisa merusak metabolisme kamu. Masalah utama lainnya adalah kandungan lemak trans, yang bisa menyebabkan peradangan dan penambahan berat badan seiring waktu.

Alternatif french fries
Untungnya, kalau sudah ngidam kentang goreng kamu nggak perlu mengabaikannya sama sekali jika ingin berat badan tidak ikut naik. Ada banyak kok, cara yang lebih sehat untuk memasak sayuran bertepung ini yang tidak membebani tubuh kita dengan lemak, garam, dan minyak.

Baca Juga: Efek Negatif Intermittent Fasting Perlu Diketahui Meskipun Efektif Menurunkan Berat Badan

Bahkan, kamu mungkin ingin mencoba membuat kentang goreng dalam versi yang lebih sehat di dapur kamu sendiri.

"Panggang kentang goreng sendiri, dan buat menjadi renyah. Menggoreng dengan air fryer juga dianggap mengurangi asupan lemak. Bahkan mungkin lebih baik daripada kentang goreng cepat saji," saran Gervacio.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Shefinds.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X