Studi ini menemukan bahwa pemberian kode warna pada teks adalah hal yang paling penting, yang dapat meningkatkan proses belajar mandiri.
Cara memberi kode warna pada catatan
Pemberian kode warna merupakan ekspresi yang didorong oleh diri sendiri. Artinya, tidak ada cara yang benar atau salah dalam memberi kode warna pada catatan yang kamu buat sendiri.
Namun, kamu tetap dapat menggunakan warna yang berbeda saat membuat catatan. Misalnya, menggunakan warna merah untuk menuliskan poin-poin penting, dan hitam untuk mengisi informasi tambahan.
Selain itu, kamu juga dapat menggunakan marker untuk memberikan highlight pada poin-poin penting tertentu.
Baca Juga: Wajar Jika Bosan dengan Pekerjaan, Coba Lakukan Ini untuk Mengatasi Kejenuhan dalam Bekerja
Contohnya, warna kuning menandakan poin-poin penting, biru untuk menandakan hal-hal yang tidak kamu yakini, hijau bisa menjadi hal-tidak-terlalu-penting-tapi-perlu-diingat, dan lain sebagainya.
Kuncinya adalah menciptakan sistem yang seragam dan dapat digunakan di seluruh catatan sehingga kamu akan mulai mengasosiasikan warna-warna berbeda dengan ide atau konsep tertentu.
Buatlah direktori dengan kode warna pada catatan untuk mengingatkan dirimu tentang apa yang diwakili oleh setiap warna.
Dengan demikian kamu tidak lupa atau tertukar saat mengartikan warna yang dilihat dalam catatan. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Gantengnya Justin Trudeau Pakai Batik Tumpal saat Gala Dinner, Apa Makna Tumpal pada Batik?
Jay Idzes Resmi Bakal Dinaturalisasi dan Perkuat Timnas Indonesia, Siapa Dia?
Ini 4 Bahasa Tubuh Orang yang Tak Bisa Dipercaya, Menurut Penelitian
Sedang Ramai di Bioskop, Hantu Valak di The Nun II Siap Meneror! Ini Jadwal Tayang Filmnya di Jakarta
Survei LinkedIn: Makin Banyak Perusahaan yang Tidak Mengharuskan Pelamar Punya Gelar Sarjana
Pegang Sejumlah Jabatan, Pramaditya Wicaksono Jadi Guru Besar Termuda UGM di Usia 35 Tahun