Bill Gates Lebih Pilih Pekerjakan 'Orang Malas', Tapi Malas Seperti Apa yang Dimaksud?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 25 September 2023 | 14:49 WIB
Ilustrasi: Orang yang "malas" cenderung melakukan pekerjaan dengan cara yang mudah. (Freepik/Wayhomestudio)
Ilustrasi: Orang yang "malas" cenderung melakukan pekerjaan dengan cara yang mudah. (Freepik/Wayhomestudio)

PejuangKantoran.comBill Gates menyarankan para pengusaha atau perusahaan untuk mempekerjakan “orang-orang malas”.

Ia pernah berkata, "Saya memilih ‘orang malas’ untuk melakukan pekerjaan yang sulit. Karena orang malas akan menemukan cara mudah untuk melakukannya."

Meski tidak semua orang setuju dengan premis tersebut, tetapi pemikiran ini sebenarnya tidak ada salahnya.

Baca Juga: Cara Membeli e-Meterai dan Membubuhkannya di Berkas Seleksi CASN 2023, Kamu Wajib Tahu!

Memilih seseorang yang akan melakukan suatu pekerjaan dengan "cara mudah" dan memecahkan masalah sulit yang ada di hadapannya, mungkin lebih baik daripada menempatkan tim yang ambisius.

Ini karena cara tersulit seringkali bukan cara terbaik.

Mengambil buah yang menggantung paling rendah tidak membuat seseorang menjadi malas. Hal ini justru membuatnya pandai dalam menentukan prioritas, pekerja yang efisien, dan orang-orang yang lebih tangguh.

Tak semua tindakan bisa dianggap sebagai kemalasan

Saat ini, banyak perilaku yang dianggap tindakan malas. Rekan kerja yang melewatkan deadline meskipun sudah diberi banyak waktu? Malas. Orang yang lebih suka tidur daripada olahraga? Malas.

Padahal, malas tidak sesederhana itu. Kemalasan bukan masalahnya, melainkan suatu gejala. Kita sering menolak melihatnya seperti itu karena alasan terdalam dari keragu-raguan kita untuk mengambil tindakan bisa jadi adalah kenyataan yang tidak menyenangkan.

Merasa malas seringkali menjadi tanda kamu butuh istirahat. Satu hal yang pasti: Istirahat tidak sama dengan kemalasan.

Ini adalah kesalahpahaman umum dan seringkali terlihat serupa. Bersantai daripada bekerja, memprioritaskan tugas-tugas pribadi daripada tugas profesional, atau tidak bangun pada jam 6 pagi, semuanya dapat dianggap sebagai kemalasan.

Baca Juga: 6 Pekerjaan Sampingan yang Bisa Menghasilkan Uang saat Kamu Tidur, Patut Dicoba!

Terkadang, hal paling produktif yang bisa dilakukan adalah istirahat karena ini sangat penting untuk produktivitas. Istirahat adalah mitra kerja, yang tidak bisa dilakukan hanya salah satunya.

Beristirahat selama hari kerja, seperti berjalan-jalan, bisa sangat bermanfaat dalam menghasilkan ide-ide kreatif. Istirahat yang lebih lama sangat penting dalam mencegah kelelahan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Entrepreneur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X