PejuangKantoran.com - Bill Gates menyarankan para pengusaha atau perusahaan untuk mempekerjakan “orang-orang malas”.
Ia pernah berkata, "Saya memilih ‘orang malas’ untuk melakukan pekerjaan yang sulit. Karena orang malas akan menemukan cara mudah untuk melakukannya."
Meski tidak semua orang setuju dengan premis tersebut, tetapi pemikiran ini sebenarnya tidak ada salahnya.
Baca Juga: Cara Membeli e-Meterai dan Membubuhkannya di Berkas Seleksi CASN 2023, Kamu Wajib Tahu!
Memilih seseorang yang akan melakukan suatu pekerjaan dengan "cara mudah" dan memecahkan masalah sulit yang ada di hadapannya, mungkin lebih baik daripada menempatkan tim yang ambisius.
Ini karena cara tersulit seringkali bukan cara terbaik.
Mengambil buah yang menggantung paling rendah tidak membuat seseorang menjadi malas. Hal ini justru membuatnya pandai dalam menentukan prioritas, pekerja yang efisien, dan orang-orang yang lebih tangguh.
Tak semua tindakan bisa dianggap sebagai kemalasan
Saat ini, banyak perilaku yang dianggap tindakan malas. Rekan kerja yang melewatkan deadline meskipun sudah diberi banyak waktu? Malas. Orang yang lebih suka tidur daripada olahraga? Malas.
Padahal, malas tidak sesederhana itu. Kemalasan bukan masalahnya, melainkan suatu gejala. Kita sering menolak melihatnya seperti itu karena alasan terdalam dari keragu-raguan kita untuk mengambil tindakan bisa jadi adalah kenyataan yang tidak menyenangkan.
Merasa malas seringkali menjadi tanda kamu butuh istirahat. Satu hal yang pasti: Istirahat tidak sama dengan kemalasan.
Ini adalah kesalahpahaman umum dan seringkali terlihat serupa. Bersantai daripada bekerja, memprioritaskan tugas-tugas pribadi daripada tugas profesional, atau tidak bangun pada jam 6 pagi, semuanya dapat dianggap sebagai kemalasan.
Baca Juga: 6 Pekerjaan Sampingan yang Bisa Menghasilkan Uang saat Kamu Tidur, Patut Dicoba!
Terkadang, hal paling produktif yang bisa dilakukan adalah istirahat karena ini sangat penting untuk produktivitas. Istirahat adalah mitra kerja, yang tidak bisa dilakukan hanya salah satunya.
Beristirahat selama hari kerja, seperti berjalan-jalan, bisa sangat bermanfaat dalam menghasilkan ide-ide kreatif. Istirahat yang lebih lama sangat penting dalam mencegah kelelahan.
Artikel Terkait
Makin Banyak Orang Jepang Enggan Menikah, Ini Alasan yang Dilontarkan Laki-laki maupun Perempuan
Sambil Mengusap Air Mata, Acha Septriasa Memutuskan Menggarap Satu Film Saja dalam Setahun
Merdi Sihombing Padukan Ulos dan Gaya Jalanan New York di New York Fashion Week SS 2023/2024
Lowongan Kerja Training & People Development Manager di PT Bank UOB Indonesia
Salah Satu Penyebab Burnout: Ketika Pekerjaan Dianggap sebagai Identitas dan Prestise
Magisha Putri Erick Thohir Bocorkan Rahasia: Daddy-nya Ternyata Suka Dance Kpop