PejuangKantoran.com - Jika kamu ingin mengalami perkembangan karir, atau ingin merasa bahagia dan puas dengan pekerjaan saat ini, ada satu sifat yang sangat penting dilakukan, yaitu kepribadian proaktif.
Kepribadian proaktif diperlukan dalam perkembangan karir karena tantangan ada di mana-mana. Sebut saja: Pasar kerja yang makin kompetitif, beban kerja yang tinggi, stres meningkat, atau kesepian saat bekerja dari rumah.
Namun, di tengah semua tantangan tersebut, kepribadian proaktif mungkin bisa membantu perkembangan karir. Tentu saja, ini bukan obat mujarab.
Baca Juga: Pertama Main di Film Horor, Fadi Alaydrus Senang Kesampaian Bisa Main bareng Yasamin Jasem
Namun, penelitian tentang sikap proaktif memberikan bukti kuat bahwa hal ini dapat membina hubungan positif, memupuk kepuasan, mendukung perkembangan karir, bahkan membantu menghasilkan keuntungan lebih banyak.
Jadi, ada baiknya untuk mempelajari lebih lanjut mengenai sikap proaktif.
Apa itu kepribadian proaktif?
Sikap proaktif sebenarnya menjadi aspek unik dari kepribadian seseorang, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Human Performance.
Jika bersikap proaktif, kamu mampu mengambil inisiatif untuk mempengaruhi lingkunganmu, tetapi tetap memiliki pilihan pribadi. Kamu selalu ingin tahu, percaya diri, dan mencari kendali positif.
Menurut Journal of Vocational Behavior, kepribadian proaktif juga membuatmu tidak takut melakukan perubahan, seraya mengambil tindakan dan menghindari penerimaan pasif terhadap keadaan mereka.
Baca Juga: Lowongan Kerja School University Counselor di Sekolah Internasional Bina Bangsa School
Thomas Bateman mengatakan bahwa bersikap proaktif tidak sama dengan sekadar sibuk atau produktif, juga tidak hanya berfokus pada pengambilan risiko.
Tentu saja, orang dengan kepribadian proaktif memiliki ciri khas dalam mengambil tindakan. Mereka juga reflektif, cerdas, dan strategis terhadap tindakan yang diambil.
Bersikap proaktif banyak manfaatnya
Ketika bersikap proaktif, kamu cenderung berkembang dalam pekerjaan dan lebih puas dengan karir. Sebab, kamu mampu dan berani melakukan banyak hal di seluruh tahapan karir.
Artikel Terkait
Trik Berbasa-basi dengan Orang yang Baru Dikenal tanpa Canggung dengan Metode FORD
4 dari 5 Bos adalah ‘Manajer Kebetulan’ yang Menjadi Pemimpin tanpa Pelatihan dan Pengalaman
Cancel Culture di Dunia Kerja, Bagaimana Jika Kamu yang Jadi Korban Boikot Massal?
Cara Mengisi Jabatan Manajer yang Tidak Lagi Diminati Karyawan Muda
Betulkah Job Hopping Alias Pindah-pindah Kerja Bisa Bikin Gaji Lebih Cepat Naik?
Apa Sebenarnya Pekerjaan Headhunter, dan Apa Bedanya dengan Tugas Rekruiter?
3 Kata Kunci untuk Menyampaikan Kelebihanmu tanpa Terkesan Menyombongkan Diri