PejuangKantoran.com - Art therapist sebagaimana mengemuka dalam diskusi di Art Festival 2023 Faber-Castell, Jumat (3/11/2023), di Senayan City, Jakarta, adalah profesi yang faktanya eksis.
Art therapist memang berkait dengan bidang seni.
Art therapist secara lebih sederhana adalah profesi yang menggunakan seni, lazimnya melukis atau menggambar sebagai sarana terapi dalam pemilihan kondisi emosional kejiwaan.
"Art therapist juga berkait dengan Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK," kata art therapist Adi Chandra, salah satu pembicara pada talkshow tersebut.
Art therapist Adi Chandra mengatakan Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK salah satunya adalah anak yang menyandang autisme.
Dalam delapan tahun pengalaman art therapist Adi Chandra, Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK penyandang autisme mendapatkan terapi seni untuk memulihkan pengendalian kondisi emosional kejiwaan hingga terapi seni untuk menemukan bakat terpendamnya.
Masih menurut art therapist Adi Chandra, Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK penyandang autisme banyak yang memiliki bakat melukis atau menggambar.
"Seorang art therapist mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK menemukan bakatnya," kata art therapist Adi Chandra yang jatuh cinta pada dunia menggambar sejak kecil itu.
Art therapist
Artikel Terkait
Art Festival 2023, Melukis dan Menggambar Cocok untuk Terapi Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK
Art Festival 2023, Faber-Castell Dapat Tantangan Bikin Pameran Lukisan Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK
Catat, Ada Pertarungan MMA atau Mixed Martial Arts di Balai Sarbini Jakarta
Erick Thohir Tawarkan Indonesia sebagai Kandang Palestina pada Kualifikasi Piala Dunia 2026
Film Budi Pekerti Ternyata Relate Banget Sama Kehidupan Nyata Prilly Latuconsina