Gen Z, Chef atau Juru Masak Bukan Profesi Instan, Butuh 10 Tahun untuk Jadi yang Terbaik

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Minggu, 3 Desember 2023 | 12:39 WIB
Memotong dan mengolah daging sapi Australia menjadi keahlian yang menjadi materi lomba National Butchery and Cooking Competition 2023 oleh Meat and Livestock Australia (MLA) pada Kamis (30/11/2023) di Hotel Raffles Jakarta. (PejuangKantoran.com/Josephus Primus)
Memotong dan mengolah daging sapi Australia menjadi keahlian yang menjadi materi lomba National Butchery and Cooking Competition 2023 oleh Meat and Livestock Australia (MLA) pada Kamis (30/11/2023) di Hotel Raffles Jakarta. (PejuangKantoran.com/Josephus Primus)

PejuangKantoran.com - Khususnya di mata Gen Z atau Generasi Z, di masa kini, chef atau juru masak adalah profesi atau pekerjaan yang moncer.

"Padahal, tidak ada yang instan untuk profesi chef atau juru masak yang terbaik," tutur Chef atau Juru Masak Vindex Tengker di sela-sela penjurian National Butchery and Cooking Competition 2023 berbahan baku daging sapi australia oleh Meat & Livestock Australia atau MLA, Kamis (30/11/2023) di Hotel Raffles Jakarta.

Chef Vindex Tengker, salah satu juri pada lomba memotong daging sapi dan memasak daging sapi di National Butchery and Cooking Competition 2023 oleh Meat and Livestock Australia (MLA). Chef Vindex adalah mantan Vice President Inflight Service Garuda Indonesia.
Chef Vindex Tengker, salah satu juri pada lomba memotong daging sapi dan memasak daging sapi di National Butchery and Cooking Competition 2023 oleh Meat and Livestock Australia (MLA). Chef Vindex adalah mantan Vice President Inflight Service Garuda Indonesia. (PejuangKantoran.com/Josephus Primus)

Kepada Gen Z atau Generasi Z, Chef Vindex Tengker bercerita tentang rentang waktu perjalanan profesi chef atau juru masak hingga menjadi pekerjaan sohor saat sekarang.

"Tahun 1989, enggak ada yang mau jadi chef," tutur Chef Vindex Tengker yang saat ini menjadi Chef and Professional Food and Beverage Consultant.

Anak muda atau Gen Z atau Generasi Z mulai menaruh perhatian pada profesi chef atau juru masak sekitar 2011.

Foto ilustrasi seorang chef atau juru masak perempuan mengolah daging sapi australia. Gen Z atau Generasi Z yang ingin jadi chef, ingat profesi chef bukan profesi instan karena ada waktu 10 tahun untuk jadi chef terbaik.
Foto ilustrasi seorang chef atau juru masak perempuan mengolah daging sapi australia. Gen Z atau Generasi Z yang ingin jadi chef, ingat profesi chef bukan profesi instan karena ada waktu 10 tahun untuk jadi chef terbaik. (Pejuang kantoran.com/Josephus Primus)

 

Waktu itu, mulai ada lomba menjadi chef atau juru masak yang menjadi tayangan unggulan sebuah stasiun televisi swasta.

"Dari situlah, banyak yang menjadikan chef sebagai profesi yang menjanjikan," aku Chef Vindex Tengker, mantan Vice President Inflight Service Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia.

  • Foto ilustrasi pisau pemotong bahan baku kuliner termasuk pemotong daging sapi australia maupun daging sapi pada umumnya.
    Foto ilustrasi pisau pemotong bahan baku kuliner termasuk pemotong daging sapi australia maupun daging sapi pada umumnya. (Pejuang kantoran.com/Josephus Primus)

Pesan untuk Gen Z atau Generasi Z

Bentuk apresiasi National Butchery and Cooking Competition 2023 berbasis daging sapi australia oleh Meat & Livestock Australia atau MLA, Kamis (30/11/2023), di Hotel Raffles Jakarta.
Bentuk apresiasi National Butchery and Cooking Competition 2023 berbasis daging sapi australia oleh Meat & Livestock Australia atau MLA, Kamis (30/11/2023), di Hotel Raffles Jakarta. (Pejuang kantoran.com/Josephus Primus)

Lebih lanjut, Juru Masak atau Chef Vindex Tengker memberikan pesan kepada Gen Z atau Generasi Z.

"Jangan melihat enaknya saja profesi chef. Harus ikuti prosesnya untuk menjadi chef yang terbaik," tegas Chef Vindex Tengker, sekarang penasihat Association of Culinary Professional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X