Mengenal Aktuaris, Profesi Bergengsi yang Sangat Dibutuhkan di Perusahaan Asuransi dan Perbankan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 4 Januari 2024 | 21:21 WIB
Ilustrasi: Profesi aktuaris sangat dibutuhkan di perusahaan asuransi,  prospek karirnya jelas dan gajinya tinggi. (Freepik/Rawpixel)
Ilustrasi: Profesi aktuaris sangat dibutuhkan di perusahaan asuransi, prospek karirnya jelas dan gajinya tinggi. (Freepik/Rawpixel)

Tugas aktuaris

Di perusahaan asuransi, tugas aktuaris antara lain merancang produk asuransi beserta preminya, menentukan status keuangan, dan melakukan proyeksi keuangan perusahaan.

Tugas aktuaris juga menghitung berbagai risiko keuangan agar dapat membayar klaim kepada nasabah, dan menghitung semua aspek agar tidak terjadi defisit ketika membayar klaim polis asuransi.

Baca Juga: Sebelum Pembukaan Gelombang, Yuk Daftar Akun Prakerja 2024 yang Sudah Dibuka Mulai 3 Januari!

Di perusahaan umum, aktuaris menentukan status keuangan perusahaan, membuat proyeksi keuangan perusahaan dalam jangka panjang, dan menghitung nilai manfaat karyawan ketika memasuki masa pensiun.

Aktuaris juga melakukan analisa masalah keuangan di masa depan. Sebagai contoh, seorang karyawan ingin pensiun di usia 55 tahun dan saat pensiun sudah punya dana setara 10 miliar. Maka aktuaris membantu menghitung berapa yang harus ditabung setiap bulan.

Gaji aktuaris

Seiring berkembangnya industri keuangan dan asuransi di Indonesia, profesi aktuaris akan semakin dibutuhkan. Profesi ini layak dikejar mengingat gajinya yang juga cukup tinggi.

Sesuai jenjang karirnya, gaji aktuaris akan sangat bervariasi. Berikut tahapan gajinya:

1. Actuarial Analyst: Rp4 juta - Rp7 juta per bulan.
2. Associate: Rp10 juta - Rp25 juta per bulan.
3. Actuary Manager: Rp38 juta per bulan.
4. Appointed Actuary: Rp50 juta per bulan.
5. Chief Actuary: gajinya setara dengan direktur di perusahaan besar.

Baca Juga: Bikin Konten yang Sebut Angkor Wat Ada di Thailand, TikToker Vietnam Kena Denda

Di mana belajar aktuaria?

Secara umum, program studi aktuaria mempelajari tentang pengelolaan risiko di masa depan, khususnya dalam bidang keuangan. Ilmu ini merupakan kombinasi antara matematika, statistika, peluang, keuangan, dan pemrograman komputer.

Itu sebabnya, orang sering menyebut aktuaria sebagai ilmu “Matematika Asuransi”.

Saat ini sudah ada lima perguruan tinggi negeri yang membuka jurusan aktuaria, yaitu di Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Gadjah Mada.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Bisnis.com, quipper.com, OJK.go.id, OCBC.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X