Dekat dengan Bos Bikin Kamu Lebih Cepat Naik Jabatan, tapi Dampak Negatifnya pun Ada

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 5 Maret 2024 | 16:57 WIB
Ilustrasi: Jika kamu dekat dengan atasan dan kamu perform, ia akan menjadi orang pertama yang tahu pencapaianmu. (Freepik/Pressfoto)
Ilustrasi: Jika kamu dekat dengan atasan dan kamu perform, ia akan menjadi orang pertama yang tahu pencapaianmu. (Freepik/Pressfoto)

PejuangKantoran.com - Salah satu aspek terpenting dalam memulai pekerjaan (dan salah satu yang sering dilupakan orang) adalah membangun hubungan baik dengan atasan maupun rekan kerja sejak awal.

Atasan akan menjadi sosok yang paling berpengaruh dalam kesuksesan (atau kegagalan) kamu. Ia bisa memfasilitasi berbagi informasi, mempercepat integrasi kamu ke dalam tim, dan membantumu membina hubungan dengan orang lain di perusahaan.

Baca Juga: 5 Keuntungan Kalau Kamu Dekat dengan Si Bos, Nggak Cuma Biar Kompak di Tempat Kerja

Penelitian Harvard Business Review menunjukkan bahwa bersikap proaktif dalam membangun hubungan yang baik dengan atasan akan bermanfaat bagi karir.

Sebagian besar manajer menilai sikap proaktif karyawan baru pasti lebih baik, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Bagaimana pun juga, manajer adalah orang yang membuat keputusan terkait promosi dan kenaikan gaji; orang yang menugaskan proyek; dan orang yang memberikan umpan balik tentang kinerja kamu kepada manajemen tingkat atas.

Manajer juga orang yang akan membuat kehidupan kerja kamu menjadi luar biasa atau tidak menyenangkan. Jika kamu dekat dengan atasan dan kamu perform, ia akan menjadi orang pertama yang tahu pencapaianmu.

Baca Juga: Sempat 9 Bulan Jadi Orang Paling Tajir di Muka Bumi, Elon Musk Tersungkur di Depan Jeff Bezos

Kalau kamu sering ngopi dengan si bos di ruang pantry sebelum mulai bekerja, misalnya, kamu akan tahu gosip-gosip hangat di perusahaan.

Atasan juga akan selalu mengingatmu sebagai orang yang selalu update dengan perusahaan, dan punya banyak ide untuk kemajuan perusahaan.

"Semakin kamu dikenal dan dihormati oleh orang-orang di atas (posisi) kamu, semakin baik pula posisi kamu dari sudut pandang karir," kata Priscilla Claman, presiden Career Strategies, perusahaan konsultan yang berbasis di Boston dan kontributor HBR Guide to Getting the Right Job.

Baca Juga: 3 Cara Agar Diperhatikan oleh Atasan dan Bisa Naik Jabatan Lebih Cepat

Hubungan profesional

Perlunya membangun hubungan baik dengan atasan juga didukung oleh survei dari Spherion Staffing Services. Sebanyak 74 persen karyawan mengatakan bahwa hubungan mereka dengan atasan "sangat baik” atau “baik."

Membangun hubungan baik dengan atasan bukan berarti atasan harus menjadi teman kita. Spherion menemukan, 51 persen karyawan mengatakan bahwa atasan bukanlah teman mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Harvard Business Review, Recruiter.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X